Bayi Laki-Laki Ditemukan Terlantar di Pinggir Jalan Desa Mukai Tinggi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com — Suasana pagi di Desa Mukai Tinggi mendadak gempar setelah seorang bayi laki-laki ditemukan tergeletak di pinggir jalan menuju kebun, tepatnya di sekitar kawasan SMKN 2 Kerinci, Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani bernama Jendra Deli, warga Desa Mukai Hilir, saat hendak berangkat ke kebun. Saat melintas di lokasi, saksi melihat sosok bayi bersama secarik kertas berisi pesan yang diletakkan di sampingnya.

Dilanda rasa prihatin dan khawatir akan keselamatan sang bayi, Jendra Deli segera membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Bukit Tengah untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak rumah sakit selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada Polsek Gunung Kerinci guna penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  Kemenbud miliki program untuk memperkuat ekosistem sastra nasional

Dari secarik kertas yang ditemukan, tertulis pesan:
“Minggu 14 Desember 2025. Nama: Dimas Sang Putra. Tolong dijaga yang ketemu anak ini, anggap anak sendiri. Terima kasih.”

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut memiliki berat badan sekitar 4,2 kilogram dengan panjang 48 sentimeter. Kondisi kesehatannya dinyatakan relatif stabil dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik.

Petugas kepolisian bersama perangkat desa telah mendatangi lokasi penemuan bayi, berkoordinasi dengan Kepala Desa Mukai Tinggi, serta menjalin komunikasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kerinci untuk penanganan lanjutan sesuai prosedur.

Baca Juga :  LAM-SAK Dorong Strategi Pembangunan Berbasis Budaya dan Sejarah Kerinci dalam Diskusi Rabuan Roadshow 2026

Sementara itu, bayi tersebut dititipkan dan dirawat di Rumah Sakit Bukit Tengah selama tujuh hari ke depan sambil menunggu proses administrasi sebelum nantinya diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Kerinci.

Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman terkait identitas serta keberadaan orang tua bayi tersebut. Masyarakat yang memiliki informasi relevan diimbau untuk segera melapor ke pihak berwajib demi membantu proses penyelidikan.

Berita Terkait

Ada Perbaikan Jaringan Pipa di Desa Pelompek, Perumda Tirta Sakti Sampaikan Permohonan Maaf
Dekat dengan Masyarakat, Polres Kerinci Buka Dialog Kamtibmas dan Tampung Keluhan Warga
Peringati Sumpah Pemuda 2026, Bupati Monadi Dukung Aksi 28 Pemuda Taklukkan Gunung Kerinci
11 Personel Polres Kerinci Terima Penghargaan, Kapolres AKBP Hernawan Tekankan Pentingnya Dedikasi
Tinjau TC MTQ ke-55, Kakankemenag Kerinci Ajak Kafilah Tingkatkan Kesungguhan dan Optimisme Raih Prestasi
Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Dermaga Danau Kerinci
DPD PKPS Sungai Penuh Dikukuhkan, Jumadil Pimpin Organisasi Periode 2025–2030
Noka Experience Padukan Kopi dan Budaya Lokal, Warnai Festival Budaya Kerinci 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Ada Perbaikan Jaringan Pipa di Desa Pelompek, Perumda Tirta Sakti Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Polres Kerinci Buka Dialog Kamtibmas dan Tampung Keluhan Warga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:29 WIB

Peringati Sumpah Pemuda 2026, Bupati Monadi Dukung Aksi 28 Pemuda Taklukkan Gunung Kerinci

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:23 WIB

11 Personel Polres Kerinci Terima Penghargaan, Kapolres AKBP Hernawan Tekankan Pentingnya Dedikasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Tinjau TC MTQ ke-55, Kakankemenag Kerinci Ajak Kafilah Tingkatkan Kesungguhan dan Optimisme Raih Prestasi

Berita Terbaru