Bahaya Anak Makan Sambil Nonton: Kebiasaan Sepele yang Berdampak Besar bagi Tumbuh Kembang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Banyak orangtua menghadapi tantangan saat anak sulit makan. Salah satu cara yang sering dilakukan adalah membiarkan anak makan sambil menonton televisi atau menggunakan gadget. Meski terlihat membantu, kebiasaan ini ternyata tidak dianjurkan.

Makan bukan sekadar aktivitas mengisi perut, tetapi juga bagian penting dari proses belajar anak. Pada momen ini, anak mengenal berbagai jenis makanan, tekstur, hingga rasa. Jika perhatian mereka teralihkan oleh layar, proses belajar tersebut menjadi tidak optimal.

Anak yang makan tanpa gangguan cenderung lebih fokus dan mampu menikmati makanan dengan baik. Sebaliknya, jika sambil menonton, mereka bisa kehilangan kesadaran terhadap apa yang dimakan dan kapan merasa kenyang. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi membentuk kebiasaan makan yang buruk.

Dampak Negatif Makan Sambil Nonton

Kebiasaan ini dapat memicu berbagai masalah, baik dari sisi kesehatan maupun perkembangan anak.

1. Pola makan terganggu

Perhatian anak yang terfokus pada layar membuat mereka kurang peduli terhadap makanan. Akibatnya, jadwal makan menjadi tidak teratur dan anak bisa menolak makan pada waktunya. Selain itu, paparan iklan makanan tidak sehat juga dapat memengaruhi pilihan mereka.

Baca Juga :  Kebiasaan Minum Kopi Saat Puasa Bisa Bikin Kulit Kering, Ini Penjelasan Dokter

2. Minim interaksi sosial

Waktu makan seharusnya menjadi kesempatan anak berinteraksi dengan keluarga. Jika terganggu oleh gadget atau TV, anak kehilangan momen untuk belajar berbicara, mendengar, serta memahami emosi orang lain. Hal ini dapat berdampak pada perkembangan bahasa dan empati.

3. Gangguan kognitif

Menonton saat makan dapat mengganggu konsentrasi anak dalam memahami kebiasaan makan sehat dan pentingnya nutrisi. Kebiasaan ini juga bisa membuat anak bergantung pada hiburan saat melakukan aktivitas lain, sehingga menghambat kreativitas dan inisiatif.

4. Risiko obesitas

Penelitian menunjukkan bahwa makan sambil menonton meningkatkan risiko obesitas. Anak cenderung makan lebih cepat dan berlebihan karena tidak fokus pada makanan yang dikonsumsi.

Tips Membentuk Kebiasaan Makan yang Baik

Untuk menghindari kebiasaan tersebut, orangtua dapat menerapkan beberapa langkah berikut:

1. Tetapkan jadwal makan

Jadwal makan yang konsisten membantu anak memahami waktu makan dan aktivitas lainnya. Di sela waktu makan, cukup berikan air putih.

2. Ciptakan suasana makan yang nyaman

Baca Juga :  MUI Minta Umat Tenang Beribadah, Sweeping Diserahkan ke Pemerintah

Jadikan waktu makan sebagai momen menyenangkan tanpa gangguan gadget. Hindari memaksa anak makan dan tetap bersikap santai.

3. Perhatikan durasi makan

Batasi waktu makan sekitar 15 menit. Jika anak tidak fokus atau hanya bermain, hentikan proses makan.

4. Sajikan makanan menarik

Variasi menu dengan tampilan menarik dapat meningkatkan selera makan anak. Libatkan anak dalam memilih atau menyiapkan makanan.

5. Batasi penggunaan gadget

Kurangi penggunaan gadget, terutama saat makan. Untuk anak di bawah usia dua tahun, sebaiknya tidak terpapar gadget atau sangat dibatasi.

6. Beri contoh yang baik

Anak cenderung meniru perilaku orangtua. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk tidak menggunakan gadget saat makan bersama.

Kesimpulan

Makan sambil menonton TV atau menggunakan gadget bukan kebiasaan yang baik bagi anak. Dampaknya tidak hanya pada pola makan, tetapi juga pada perkembangan sosial, kognitif, hingga risiko kesehatan seperti obesitas.

Dengan menciptakan suasana makan yang positif dan memberi contoh yang baik, orangtua dapat membantu anak membangun kebiasaan makan yang sehat sejak dini.

 

Berita Terkait

Ciri-Ciri Orang Berpikir Logis: Kunci Bijak Menghadapi Dunia Modern
Buah Penambah Trombosit untuk DBD: Ini 6 Pilihan Alami yang Bantu Percepat Pemulihan
7 Minuman Hangat Penambah Imun Saat Musim Hujan, Bikin Tubuh Lebih Nyaman
Bawang Putih Berubah Biru atau Hijau, Aman Dikonsumsi atau Berbahaya?
Waspada! 7 Makanan Sehari-hari Ini Diam-diam Bisa Merusak Ginjal
Resep Pendap Ikan Khas Bengkulu, Kuliner Tradisional Gurih Pedas yang Kembali Populer
Resep Cuko Pempek Kental Khas Palembang
Pemda Diminta Percepat Eliminasi TBC, Wamendagri Tekankan Peran Kepemimpinan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 19:00 WIB

Bahaya Anak Makan Sambil Nonton: Kebiasaan Sepele yang Berdampak Besar bagi Tumbuh Kembang

Jumat, 10 April 2026 - 17:00 WIB

Ciri-Ciri Orang Berpikir Logis: Kunci Bijak Menghadapi Dunia Modern

Kamis, 9 April 2026 - 21:58 WIB

Buah Penambah Trombosit untuk DBD: Ini 6 Pilihan Alami yang Bantu Percepat Pemulihan

Kamis, 9 April 2026 - 13:00 WIB

7 Minuman Hangat Penambah Imun Saat Musim Hujan, Bikin Tubuh Lebih Nyaman

Kamis, 9 April 2026 - 09:00 WIB

Bawang Putih Berubah Biru atau Hijau, Aman Dikonsumsi atau Berbahaya?

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisniss

Indonesia Lewati Masa Kritis BBM, Pemerintah Pastikan Stok Energi Aman

Jumat, 10 Apr 2026 - 21:00 WIB

Tips dan informasi

Ciri-Ciri Orang Berpikir Logis: Kunci Bijak Menghadapi Dunia Modern

Jumat, 10 Apr 2026 - 17:00 WIB

Internasional

AS Pilih Pakistan Jadi Mediator dengan Iran, Ini Alasan di Baliknya

Jumat, 10 Apr 2026 - 13:00 WIB