Jakarta, Pribhumi.com — Kisah pencarian panjang terhadap Alvaro Kiano Nugroho (6), anak laki-laki yang menghilang sejak Maret 2025, berakhir tragis. Kepolisian Sektor Pesanggrahan, Jakarta Selatan, mengonfirmasi bahwa Alvaro ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di kawasan tersebut.
“Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Minggu.
Seala menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam hilangnya Alvaro. Namun, polisi belum dapat membeberkan detail penyebab kematian maupun kronologi lengkap karena proses penyelidikan masih berlangsung.
“Sementara itu dulu, kami masih mendalami kasus ini,” katanya.
Upaya pencarian sebelumnya dilakukan melalui tim gabungan. Proses tersebut sempat mengalami hambatan karena rekaman CCTV di sekitar rumah korban ternyata terhapus otomatis setiap hari dan tidak tersimpan. Selain itu, laporan keluarga yang tidak dilakukan pada hari kejadian turut memperlambat penelusuran awal.
Polisi akhirnya mengumpulkan informasi tambahan dari berbagai sumber, mulai dari saksi, pihak sekolah, keluarga, pesan langsung di Instagram, hingga saluran aduan Kapolsek.
Alvaro dinyatakan hilang sejak Kamis, 6 Maret 2025, sehingga total waktu menghilangnya mencapai sekitar delapan bulan.
Sang kakek, Tugimin (71), meyakini bahwa cucunya telah diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayah korban.
Saat terakhir terlihat, Alvaro mengenakan kaos hitam, celana panjang hitam, dan sandal berwarna hitam. Ia memiliki tubuh kurus, kulit gelap, rambut cepak, serta lesung pipi yang menjadi ciri khasnya.













