Sambaran Petir Renggut Nyawa Petani di Persawahan Pinggir Air

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH, Pribhumi.com — Cuaca buruk yang melanda wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh pada Selasa sore, 25 Agustus 2026, berujung duka bagi warga Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai.

Seorang petani berinisial K (58), warga setempat, ditemukan meninggal dunia di area persawahan. Korban diduga menjadi korban sambaran petir ketika hujan deras disertai kilatan petir terjadi di kawasan tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban saat itu berada di kawasan persawahan Desa Pinggir Air. Kondisi cuaca kemudian memburuk dengan turunnya hujan deras yang disertai petir.

Baca Juga :  Bahasa Kias Kerinci, Identitas Budaya yang Mulai Tergerus Zaman

Tak lama berselang, korban diduga tersambar petir dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Proses evakuasi jenazah tidak berlangsung mudah. Kondisi cuaca serta lokasi korban yang berada di area persawahan membuat proses evakuasi harus dilakukan hingga malam hari.

Warga yang berada di sekitar lokasi juga menemukan sejumlah tanda pada pakaian korban. Pakaian korban dilaporkan mengalami kerusakan dan terdapat bagian yang tampak seperti terbakar. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan sambaran petir.

Baca Juga :  Dua Pelaku Curas di Koto Keras Ditangkap, Satu Buron Usai Serang Pedagang

Peristiwa tersebut menggemparkan warga Desa Pinggir Air. Suasana duka pun menyelimuti masyarakat setelah mengetahui salah seorang warga mereka meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di ruang terbuka, khususnya di kawasan persawahan, saat hujan deras disertai petir.

Warga disarankan segera mencari tempat berlindung yang aman ketika terjadi badai petir dan menghindari berada di area terbuka maupun di dekat benda-benda tinggi yang berpotensi menjadi titik sambaran.

Berita Terkait

Mobil Masuk Jurang di Jalur Sungai Penuh–Tapan, Dua Korban Dirawat di Rumah Sakit
Sidang Kasus Dugaan Asusila Anak di Sungai Penuh: Terdakwa Bantah BAP, JPU Siapkan Pemeriksaan Saksi Verbalis
JPU Lawan Putusan PN Sungai Penuh, Kasus Bollard Fahruddin Bergulir ke PT Jambi
Wawako Azhar Hamzah Kukuhkan 56 Pejabat Baru, Dorong Birokrasi Pemkot Sungai Penuh Lebih Inovatif
Ribuan Warga Sungai Penuh Semarakkan Pawai Obor Tahun Baru Islam, Wako Alfin Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani
Polres Kerinci Gelar Presisi Merdeka Run 2026 di Jambi Agustus Mendatang
Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Ditutup Sementara, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Sidang MDR Memanas, Jaksa Ungkap Pengakuan Terdakwa, PH Minta Tes DNA

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Sambaran Petir Renggut Nyawa Petani di Persawahan Pinggir Air

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Mobil Masuk Jurang di Jalur Sungai Penuh–Tapan, Dua Korban Dirawat di Rumah Sakit

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:04 WIB

Sidang Kasus Dugaan Asusila Anak di Sungai Penuh: Terdakwa Bantah BAP, JPU Siapkan Pemeriksaan Saksi Verbalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00 WIB

JPU Lawan Putusan PN Sungai Penuh, Kasus Bollard Fahruddin Bergulir ke PT Jambi

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:24 WIB

Wawako Azhar Hamzah Kukuhkan 56 Pejabat Baru, Dorong Birokrasi Pemkot Sungai Penuh Lebih Inovatif

Berita Terbaru