Guru dianiaya! Pihak kepolisian panggil pelaku seorang oknum Plt Kepala Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com – Perkembangan kasus dugaan penganiayaan terhadap pensiunan guru agama, Wanita Parubaya R (60), terus berlanjut. Pada Kamis (4/9/2025), korban bersama anaknya didampingi pengacara dari LBH Alam Sakti kembali mendatangi Polsek Gunung Kerinci untuk menindaklanjuti laporan yang telah dibuat sebelumnya.

Pihak kepolisian telah melayangkan surat panggilan terhadap terduga pelaku seorang oknum Plt Kepala Sekolah inisial SW (40) dengan surat nomor B/110/IX/Res.1.6/2025/Reskrim yang dititipkan melalui Kepala Desa tempat pelaku berdomisili. Hal ini menandakan bahwa resmi kasus ini sudah dimulai dan aparat hukum mulai memproses laporan korban secara formal.

Dikonfirmasi kepada anak Korban AHP (30) Hingga saat ini, baik terduga pelaku maupun keluarganya belum menunjukan penyesalan dan permohonan maaf, justru sebaliknya terduga pelaku merangkai narasi bohong dan menyudutkan korban sebagaimana yang diceritakannya kepada salah satu kepala bidang di dinas pendidikan, Kondisi tersebut membuat pihak korban tidak memiliki keraguan sedikit pun untuk terus melanjutkan proses hukum hingga tuntas.

Baca Juga :  Aslori Ilham wakili PT KMH ikuti kegiatan kemanusiaan yang digagas Kejari Sungai Penuh

”Sementara masih berjalan baik, tadi sudah Komunikasi dengan Inspektorat, Diknas, BKPSDM, dan secara personal juga sudah saya laporkan ke bapak bupati kerinci, nanti secara kedinasan kita lengkapi” ungkapnya.

Dalam dua hari kasus ini telah memantik reaksi simpati dan doa berbagai kalangan masyarakat dan media ”terima kasih atas supportnya, mohon bantu kawal kasus ini dan mohon doanya untuk ibu karena saat ini kondisinya trauma dan masih tahap pemulihan” harapnya.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat “Adipati Utamo Siginjai Sakti” oleh LAM Provinsi Jambi

Salah satu orang tua murid yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa terduga pelaku memang kerap menunjukan sikap arogan meski statusnya bukan pejabat definitif, ”belum definitif saja sudah arogan, kami takut menjadi contoh buruk bagi anak-anak kami yang sekolah disana” ungkapnya

Dengan adanya bukti video penganiayaan, pendampingan pengacara, serta dimulainya proses pemanggilan oleh pihak kepolisian, keluarga korban menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan keadilan dan berharap penyidik dapat mengusut kasus ini secara transparan dan profesional.

Berita Terkait

Oknum Polisi di Jambi Diduga Gelapkan Mobil, Bripda MI Ditahan di Patsus
Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan
Empat ASN Pemkot Jambi Dipecat, Terjerat Pinjol dan Judi Online
Beasiswa Santri 2026 Dibuka! Kuliah Gratis S1 Plus Uang Saku, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Speedboat Wisata Alami Kecelakaan di Danau Kerinci, Kemudi Patah Picu Insiden
DLH Akui Lonjakan Sampah, Penanganan Masih Jadi Tantangan
Pemprov Jambi Siapkan Strategi Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen Sesuai UU HKPD 2027
BMKG: Waspada Hujan Petir di Kerinci dan Sungai Penuh Sore Ini

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 23:00 WIB

Oknum Polisi di Jambi Diduga Gelapkan Mobil, Bripda MI Ditahan di Patsus

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Rabu, 1 April 2026 - 09:00 WIB

Empat ASN Pemkot Jambi Dipecat, Terjerat Pinjol dan Judi Online

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:00 WIB

Beasiswa Santri 2026 Dibuka! Kuliah Gratis S1 Plus Uang Saku, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Senin, 30 Maret 2026 - 23:52 WIB

Speedboat Wisata Alami Kecelakaan di Danau Kerinci, Kemudi Patah Picu Insiden

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

Makna dan Manfaat Kemenyan: Dari Tradisi Kerinci hingga Khasiat Kesehatan

Kamis, 2 Apr 2026 - 23:59 WIB