Judul WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – World Health Organization atau WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau kedaruratan kesehatan global.

Penetapan status tersebut dilakukan setelah otoritas kesehatan setempat melaporkan sekitar 246 kasus suspek dengan 80 kematian akibat wabah ebola yang terus berkembang.

Meski situasi dinilai serius, WHO menegaskan bahwa status PHEIC berbeda dengan pandemi global seperti COVID-19.

Pakar epidemiologi dan Global Health Security dari Griffith University, Dicky Budiman, mengatakan Indonesia belum perlu mengambil langkah ekstrem seperti menutup total akses perbatasan internasional.

Namun, menurutnya, pemerintah perlu memperketat sistem pengawasan dan pemeriksaan kesehatan di seluruh pintu masuk negara.

Baca Juga :  Pemerintah Kaji Efisiensi Energi 2026, Skema WFH ASN dan PJJ Masih Dipertimbangkan

“Indonesia tidak perlu melakukan penutupan total perbatasan. Tapi standar pengetatan atau screening di pintu masuk kita, baik bandara, pelabuhan laut, jalur migrasi pekerja hingga jemaah haji dan umrah, memang harus dijaga ketat kualitasnya,” ujar Dicky Budiman, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan risiko masuknya virus ebola ke Indonesia saat ini masih berada pada kategori rendah hingga menengah. Ancaman utama berasal dari mobilitas internasional seperti penerbangan, pekerja migran, pelaut, maupun pelaku perjalanan bisnis yang transit dari wilayah terdampak.

Untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran, Dicky meminta pemerintah segera memperkuat sejumlah langkah strategis, di antaranya sistem screening berbasis risiko dengan memantau riwayat perjalanan 21 hari terakhir dari wilayah episentrum wabah.

Baca Juga :  DBD Capai Enam Kasus, Fogging di Muara Semerah Mudik Masih Menunggu

Selain itu, pemeriksaan harus difokuskan pada gejala seperti demam akut, pendarahan, atau riwayat kontak dengan pasien maupun satwa liar.

Pemerintah juga diminta memastikan kesiapan laboratorium berstandar BSL-3 dan BSL-4 untuk melakukan uji PCR filovirus secara cepat dan akurat.

Di sisi lain, rumah sakit rujukan perlu meningkatkan simulasi penanganan wabah, audit pencegahan infeksi, serta kesiapan alat pelindung diri (APD) dan ruang isolasi tekanan negatif.

“Banyak pelajaran di masa pandemi. Negara gagal bukan karena virus terlalu kuat, tetapi karena sistem kesehatan terlambat bereaksi,” kata Dicky.

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global
Internsip Dokter Dinilai Bermasalah, Kemenkes Janji Lakukan Pembenahan
Penelitian Terbaru Ungkap Dampak Kopi terhadap Usus, Otak, hingga Kualitas Tidur
6 Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid, Bisa Dilakukan di Rumah
Biaya Tes DNA di Indonesia 2026, Ini Jenis dan Kisaran Harganya
Jangan Sepelekan Sepatu Sempit, Ini 6 Dampak Buruk bagi Kesehatan Kaki
Denda BPJS Kesehatan 2026 Masih Berlaku, Begini Cara Hitung dan Aturannya
6 Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan, Baik untuk Jantung hingga Cegah Penuaan

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Judul WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Senin, 18 Mei 2026 - 11:00 WIB

Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Internsip Dokter Dinilai Bermasalah, Kemenkes Janji Lakukan Pembenahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:00 WIB

Penelitian Terbaru Ungkap Dampak Kopi terhadap Usus, Otak, hingga Kualitas Tidur

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:00 WIB

6 Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid, Bisa Dilakukan di Rumah

Berita Terbaru

Kesehatan

Judul WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB