BUNGO, Pribhumi.com – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tiga korban yang tertimbun longsor di Kabupaten Bungo, Jambi, Rabu (13/5/2026). Dalam peristiwa tersebut, satu korban dinyatakan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya berhasil diselamatkan meski mengalami luka serius.
Bencana tanah longsor itu terjadi di sebuah rumah warga di Jalan Tanah Tumbuh, Kelurahan Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, sekitar pukul 12.20 WIB. Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bungo sejak pagi hari.
Koordinator evakuasi, Lutfi, mengatakan proses pencarian dilakukan dengan penggalian manual dan bantuan alat berat untuk mempercepat evakuasi korban yang tertimbun material longsor.
“Tiga korban berhasil dievakuasi. Satu korban selamat, satu meninggal dunia, dan satu lainnya dalam kondisi kritis,” ujar Lutfi.
Ketiga korban diketahui merupakan satu keluarga, yakni seorang ibu dan dua anaknya. Korban pertama bernama Suryani (40) berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, namun mengalami patah tulang dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.
Korban kedua, Arya (11), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun material longsor.
Sementara korban ketiga, Revita (4), berhasil ditemukan dalam kondisi kritis dan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Korban yang selamat langsung mendapatkan penanganan medis, sedangkan korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.
Operasi pencarian dan penyelamatan melibatkan personel Pos SAR Bungo, BPBD Bungo, Polres Bungo, serta masyarakat setempat. Tim gabungan juga menggunakan berbagai perlengkapan seperti jungle rescue, medical kit, hingga drone untuk memantau kondisi area longsor dari udara dan menentukan titik evakuasi.
Petugas mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem masih berpotensi memicu longsor susulan.
“Kondisi cuaca masih hujan sehingga warga di sekitar area longsor diminta tetap waspada terhadap kemungkinan longsor berikutnya,” tutup Lutfi.






