Ledakan Gas di Koto Lolo Viral, Begini Penjelasan Lengkap dari Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com — Peristiwa ledakan gas yang terjadi pada 4 April 2026 di depan PLN Koto Lolo sempat viral di media sosial dan menarik perhatian publik. Dalam rekaman yang beredar, terlihat sebuah mobil milik Satuan Penyedia Program Gizi (SPPG) berada di lokasi kejadian.

Menindaklanjuti hal tersebut, pada 11 April 2026, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Kerinci mendatangi PIC Yayasan Karya Kita Peduli Kerinci berinisial DNL untuk meminta klarifikasi terkait kronologi peristiwa.

DNL menjelaskan bahwa pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, dirinya memesan 20 tabung gas ukuran 12 kilogram dari agen di Kayu Aro. Namun, pihak agen mengarahkan agar pengambilan dilakukan di jalan karena truk pengangkut gas masih dalam perjalanan.

Baca Juga :  Laka! Dua Siswi di Kerinci Terkapar di Jalan Nasional Sebukar

Dalam perjalanan menuju dapur MBG di Sungai Penuh, tepatnya saat berada di Desa Kumun, DNL dihubungi sopir truk yang menginformasikan bahwa dirinya telah tiba di Koto Lolo. DNL kemudian memutar arah menuju lokasi tersebut.

Sesampainya di Koto Lolo, posisi kendaraan diatur saling membelakangi antara mobil MBG dan truk pengangkut gas. Rencananya, lima tabung gas akan dibawa ke dapur, sementara 15 tabung lainnya akan disimpan di kontrakan milik DNL di Simpang MAN Koto Lolo. Namun, sebelum proses pemindahan selesai, beberapa tabung gas terjatuh dan memicu ledakan.

Baca Juga :  Aklamasi Penuh Soliditas, Realdi Sixmon Saputra Nahkodai IMM Kerinci 2026–2027

DNL juga menegaskan bahwa mobil MBG yang digunakan masih dalam kondisi baru dan belum pernah digunakan untuk operasional pengangkutan makanan. Kendaraan tersebut masih dalam tahap penyempurnaan, termasuk pemasangan perlengkapan dapur dan rak peralatan. Yayasan yang dikelolanya saat ini menaungi 10 titik SPPG.

Sejauh ini pihak polres kerinci tidak menemukan penyalahan dan kelalaian dari SPPG. selanjutnya masih menunggu proses dan penyidikan

Pihak yayasan juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut dengan mempersilakan datang langsung ke kediaman DNL di Talang Tinggi, Siulak.

Berita Terkait

Polres Kerinci Sosialisasikan POLIRAN di BLK, Dorong Generasi Muda Siap Kerja dan Mandiri
Ada Perbaikan Jaringan Pipa di Desa Pelompek, Perumda Tirta Sakti Sampaikan Permohonan Maaf
Dekat dengan Masyarakat, Polres Kerinci Buka Dialog Kamtibmas dan Tampung Keluhan Warga
Peringati Sumpah Pemuda 2026, Bupati Monadi Dukung Aksi 28 Pemuda Taklukkan Gunung Kerinci
11 Personel Polres Kerinci Terima Penghargaan, Kapolres AKBP Hernawan Tekankan Pentingnya Dedikasi
Tinjau TC MTQ ke-55, Kakankemenag Kerinci Ajak Kafilah Tingkatkan Kesungguhan dan Optimisme Raih Prestasi
Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Dermaga Danau Kerinci
DPD PKPS Sungai Penuh Dikukuhkan, Jumadil Pimpin Organisasi Periode 2025–2030

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Ada Perbaikan Jaringan Pipa di Desa Pelompek, Perumda Tirta Sakti Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Polres Kerinci Buka Dialog Kamtibmas dan Tampung Keluhan Warga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:29 WIB

Peringati Sumpah Pemuda 2026, Bupati Monadi Dukung Aksi 28 Pemuda Taklukkan Gunung Kerinci

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:23 WIB

11 Personel Polres Kerinci Terima Penghargaan, Kapolres AKBP Hernawan Tekankan Pentingnya Dedikasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Tinjau TC MTQ ke-55, Kakankemenag Kerinci Ajak Kafilah Tingkatkan Kesungguhan dan Optimisme Raih Prestasi

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Bukan Cuma Rumah Kotor, Ini 4 Faktor yang Mengundang Hama Masuk ke Hunian

Jumat, 30 Okt 2026 - 01:49 WIB