Kasus Peretasan Bank Jambi Belum Temui Tersangka, Kerugian Nasabah Tembus Rp143 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Penanganan kasus dugaan peretasan yang menimpa Bank Jambi hingga kini masih dalam tahap penyelidikan dan belum menetapkan tersangka. Insiden tersebut menyebabkan hilangnya dana milik ribuan nasabah dengan nilai kerugian yang sangat besar.

Peristiwa ini diketahui terjadi pada akhir Februari 2026, ketika sistem keamanan Bank Jambi diduga berhasil ditembus oleh pihak tak bertanggung jawab. Akibatnya, dana dari lebih dari 6.000 rekening nasabah dilaporkan hilang.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, total kerugian dalam kasus kejahatan siber ini diperkirakan mencapai Rp143 miliar. Nilai tersebut menjadikan peristiwa ini sebagai salah satu insiden peretasan perbankan terbesar di daerah.

Baca Juga :  Dana Desa 2026 Kabupaten Kerinci Segera Cair, Total Rp76,2 Miliar untuk 285 Desa

Menanggapi kejadian tersebut, manajemen Bank Jambi langsung mengambil langkah cepat dengan melaporkan kasus ini ke Polda Jambi. Selain itu, layanan digital sempat dihentikan sementara guna mendukung proses investigasi. Pihak bank juga memastikan akan mengganti seluruh dana nasabah yang terbukti hilang.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung. Sejauh ini, penyidik telah memeriksa puluhan saksi yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, kami masih menunggu hasil audit forensik,” ujarnya.

Laporan resmi terkait peretasan ini telah diajukan oleh tim Bank Jambi bersama penasihat hukum pada 23 Februari 2026. Saat ini, penanganan perkara berada di bawah Ditreskrimsus Polda Jambi.

Baca Juga :  BLT Kesra Rp 900 Ribu Segera Tuntas Disalurkan: Pemerintah Pastikan Pencairan Rampung Awal Desember 2025

Sejumlah pihak internal bank, mulai dari jajaran direksi hingga staf, serta pihak ketiga yang memiliki keterkaitan, juga telah dimintai keterangan oleh penyidik.

Sementara itu, operasional layanan Bank Jambi masih berjalan dengan keterbatasan. Layanan mobile banking belum dapat diakses, sedangkan layanan ATM hanya beroperasi pada waktu tertentu.

Masyarakat pun berharap agar proses pemulihan sistem dan layanan perbankan dapat segera diselesaikan sehingga aktivitas transaksi kembali normal.

Berita Terkait

Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen
Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah
Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027
Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang
Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan
ISPU Muaro Jambi Capai 228, Warga Diminta Waspadai Dampak Polusi Udara
Mahasiswa ITB Asal Jambi Meninggal di Cianjur Saat Ikuti Ultra Marathon 2026
Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026, Polda Jambi Tetapkan Dua Personel Dipecat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan

Berita Terbaru