UKW Nasional Segera Digelar, PWI dan Polri Bidik 10 Ribu Peserta

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berencana memperkuat kualitas dan profesionalisme insan pers melalui kerja sama strategis dengan Mabes Polri dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) berskala nasional.

Ketua Umum Akhmad Munir menyampaikan, program tersebut menargetkan sebanyak 10 ribu wartawan di berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti UKW secara bertahap.

Pernyataan itu disampaikan Munir saat menghadiri kegiatan UKW yang digelar PWI Provinsi Jambi di Kota Jambi, Rabu. Menurutnya, kerja sama antara PWI dan Mabes Polri saat ini tengah memasuki tahap finalisasi dan dalam waktu dekat akan dituangkan dalam nota kesepahaman.

“Kami bersama Mabes Polri ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan melalui pelaksanaan uji kompetensi secara bersama-sama,” ujarnya.

Baca Juga :  Rakerda IV LAM Jambi 2025 Tegaskan Penguatan Peran Adat dan Perubahan Anggaran Dasar

Ia menjelaskan, saat ini program serupa baru dijalankan oleh Polda Metro Jaya dengan melibatkan sekitar 100 wartawan. Karena itu, PWI dan Mabes Polri akan menggelar rapat lanjutan guna mematangkan skema pelaksanaan agar program nasional tersebut berjalan optimal sesuai target.

Munir juga menegaskan seluruh pembiayaan pelaksanaan UKW dalam program kerja sama ini berasal dari anggaran Kepolisian tanpa melibatkan sumber dana lain.

Pelaksanaan UKW nantinya akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan dan kuota di masing-masing daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pemerataan peningkatan kompetensi wartawan di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Kejagung Setujui Tiga Perkara di Jambi Diselesaikan Lewat Restorative Justice

Selain meningkatkan kualitas SDM pers, sinergi antara PWI dan Polri dinilai menjadi bentuk dukungan terhadap perlindungan kerja jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.

Ketua Dewan Pengawas LKBN ANTARA itu menilai keberadaan wartawan profesional dan kompeten menjadi sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipercaya.

Menurutnya, wartawan yang telah mengikuti UKW akan memiliki standar kompetensi yang jelas dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas serta memberikan manfaat bagi publik.

“Harapannya masyarakat mendapatkan informasi yang benar, dan informasi yang benar itu lahir dari wartawan yang kompeten,” tegasnya.

 

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Al Haris Lantik Lima Pejabat Eselon II, Tegaskan Jabatan Bukan Kesempatan Menyalahgunakan Wewenang
Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Tolak Praktik LGBT, Kedepankan Nilai Agama dan Adat
Jambi Masuki Puncak Kemarau 2026, BPBD Siagakan 81 Posko Antisipasi Karhutla dan El Nino
Ombudsman Jambi Dorong KPK Tindak Temuan Maladministrasi yang Berpotensi Korupsi di Pelayanan Publik
Ombudsman Jambi dan KPK Perkuat Sinergi Cegah Korupsi di Sektor Pelayanan Publik
5 Pejabat Utama Polda Jambi Dimutasi, Kapolresta Jambi dan Kapolres Muaro Jambi Berganti
Curi Kabel Induk PLN Sepanjang Ratusan Meter, Pelaku Ditangkap Usai Dikejar di Area Rawa
Prakiraan Cuaca Jambi 22 Juni 2026: Bungo dan Sungai Penuh Berpotensi Hujan Ringan

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:13 WIB

Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Tolak Praktik LGBT, Kedepankan Nilai Agama dan Adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:01 WIB

Jambi Masuki Puncak Kemarau 2026, BPBD Siagakan 81 Posko Antisipasi Karhutla dan El Nino

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:00 WIB

Ombudsman Jambi Dorong KPK Tindak Temuan Maladministrasi yang Berpotensi Korupsi di Pelayanan Publik

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:49 WIB

Ombudsman Jambi dan KPK Perkuat Sinergi Cegah Korupsi di Sektor Pelayanan Publik

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:51 WIB

5 Pejabat Utama Polda Jambi Dimutasi, Kapolresta Jambi dan Kapolres Muaro Jambi Berganti

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB