JAMBI, Pribhumi.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berencana memperkuat kualitas dan profesionalisme insan pers melalui kerja sama strategis dengan Mabes Polri dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) berskala nasional.
Ketua Umum Akhmad Munir menyampaikan, program tersebut menargetkan sebanyak 10 ribu wartawan di berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti UKW secara bertahap.
Pernyataan itu disampaikan Munir saat menghadiri kegiatan UKW yang digelar PWI Provinsi Jambi di Kota Jambi, Rabu. Menurutnya, kerja sama antara PWI dan Mabes Polri saat ini tengah memasuki tahap finalisasi dan dalam waktu dekat akan dituangkan dalam nota kesepahaman.
“Kami bersama Mabes Polri ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan melalui pelaksanaan uji kompetensi secara bersama-sama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini program serupa baru dijalankan oleh Polda Metro Jaya dengan melibatkan sekitar 100 wartawan. Karena itu, PWI dan Mabes Polri akan menggelar rapat lanjutan guna mematangkan skema pelaksanaan agar program nasional tersebut berjalan optimal sesuai target.
Munir juga menegaskan seluruh pembiayaan pelaksanaan UKW dalam program kerja sama ini berasal dari anggaran Kepolisian tanpa melibatkan sumber dana lain.
Pelaksanaan UKW nantinya akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan dan kuota di masing-masing daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pemerataan peningkatan kompetensi wartawan di seluruh Indonesia.
Selain meningkatkan kualitas SDM pers, sinergi antara PWI dan Polri dinilai menjadi bentuk dukungan terhadap perlindungan kerja jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.
Ketua Dewan Pengawas LKBN ANTARA itu menilai keberadaan wartawan profesional dan kompeten menjadi sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipercaya.
Menurutnya, wartawan yang telah mengikuti UKW akan memiliki standar kompetensi yang jelas dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas serta memberikan manfaat bagi publik.
“Harapannya masyarakat mendapatkan informasi yang benar, dan informasi yang benar itu lahir dari wartawan yang kompeten,” tegasnya.
Editor : Safwandi., Dpt






