JAMBI, Pribhumi.com – Idulfitri bukan sekadar momen berkumpul bersama keluarga, tetapi juga waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah. Salah satu amalan utama di hari raya adalah melaksanakan Salat Idulfitri, yang dilengkapi dengan berbagai sunnah untuk menambah keberkahan.
Dalam ajaran Islam, terdapat sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan sebelum dan sesudah Salat Ied. Amalan ini bertujuan untuk meneladani Rasulullah SAW sekaligus menyempurnakan ibadah di Hari Raya.
Berikut rangkuman sunnah Salat Idulfitri yang dapat diamalkan umat Muslim:
1. Mandi Sebelum Salat Ied
Umat Islam dianjurkan untuk mandi sebelum berangkat melaksanakan Salat Ied. Sunnah ini berlaku bagi laki-laki maupun perempuan sebagai bentuk persiapan menyambut hari raya.
Niat mandi Idulfitri: نَوَيْتُ غُسْلَ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu ghusla ‘îdil fiṭri sunnatan lillāhi ta‘ālā
Artinya: “Aku niat mandi sunnah Idul Fitri karena Allah Ta’ala.”
2. Mengenakan Pakaian Terbaik
Memakai pakaian terbaik, bersih, dan rapi serta menggunakan wewangian termasuk sunnah di hari raya. Hal ini mencerminkan rasa syukur atas datangnya Idulfitri, dengan tetap memperhatikan ketentuan syariat.
3. Makan Sebelum Berangkat
Disunnahkan untuk makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan Salat Ied. Rasulullah SAW mencontohkan dengan mengonsumsi kurma dalam jumlah ganjil sebagai tanda berakhirnya puasa Ramadan.
4. Berjalan Kaki ke Tempat Salat
Jika memungkinkan, umat Muslim dianjurkan berjalan kaki menuju lokasi Salat Ied. Ini merupakan sunnah yang juga dilakukan para sahabat Nabi.
5. Melaksanakan Salat Ied
Salat Idulfitri merupakan amalan utama dengan hukum sunnah muakkadah. Dilaksanakan dua rakaat, dengan tujuh kali takbir pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua.
Niat Salat Ied: نَوَيْتُ صَلَاةَ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shalāta ‘îdil fiṭri sunnatan ma’mūman lillāhi ta‘ālā
Artinya: “Aku niat melaksanakan salat Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
6. Memperbanyak Takbir
Mengumandangkan takbir dimulai sejak malam Idulfitri hingga pelaksanaan Salat Ied. Takbir menjadi syiar penting yang menandai kemenangan setelah Ramadan.
Bacaan takbir: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.”
7. Mengambil Rute Berbeda
Disunnahkan menempuh jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari Salat Ied. Hal ini bertujuan untuk memperluas syiar Islam dan menambah pahala.
8. Menghidupkan Malam Idulfitri
Malam sebelum Idulfitri dianjurkan diisi dengan ibadah seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, bershalawat, dan salat malam.
Dengan mengamalkan sunnah-sunnah tersebut, umat Muslim diharapkan dapat merayakan Idulfitri dengan lebih khusyuk dan penuh makna, sekaligus meneladani ajaran Rasulullah SAW dalam setiap ibadahnya.











