Pemerintah Tarik Utang Rp 127,3 Triliun pada Januari 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Pemerintah mencatat penarikan utang baru sebesar Rp 127,3 triliun sepanjang Januari 2026. Nilai tersebut setara 15,3 persen dari target pembiayaan utang dalam APBN 2026 yang dipatok Rp 832,2 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyampaikan bahwa realisasi pembiayaan utang dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, fleksibilitas, dan disiplin guna menjaga rasio utang tetap dalam batas aman. Ia menjelaskan capaian tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 23,7 persen dari target tahunan.

Baca Juga :  KPK Duga Wali Kota Madiun Terima Suap Berkedok Dana CSR, Tersangka Segera Diumumkan

Dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Juda memaparkan bahwa pembiayaan non-utang pada awal tahun ini tercatat minus Rp 22,2 triliun atau 15,6 persen dari rencana APBN sebesar minus Rp 145,1 triliun. Skema pembiayaan non-utang ini tidak menambah beban pinjaman, melainkan dialokasikan untuk investasi pada sektor tertentu.

Baca Juga :  Harga Daging dan Bumbu Dapur di Palembang Naik Jelang Lebaran, Permintaan Meningkat Tajam

Secara keseluruhan, realisasi pembiayaan hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp 105,6 triliun atau 15,2 persen dari outlook Rp 689,15 triliun. Angka ini juga lebih rendah dibandingkan realisasi Januari 2025 yang mencapai 29,6 persen.

Menurut Juda, perkembangan tersebut mencerminkan strategi pembiayaan yang lebih terukur, disesuaikan dengan kebutuhan kas pemerintah serta mempertimbangkan dinamika pasar keuangan.

Berita Terkait

Rekrutmen Kopdes Merah Putih 2026 Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya
Maruarar Sirait dan Hercules Berdebat Soal Status Tanah untuk Rusun Subsidi
Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 Dibuka, Ini Posisi, Syarat, dan Cara Daftarnya
Produsen Jepang Tertekan, Kemenperin Minta Adaptasi Hadapi Gempuran Merek China di Pasar Otomotif RI
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam Naik Tipis, UBS dan Galeri24 Stabil
Gibran Tegas Tolak Usulan Kenaikan BBM dari Jusuf Kalla
Indonesia Lewati Masa Kritis BBM, Pemerintah Pastikan Stok Energi Aman
Harga Emas Antam Capai Rp 2,9 Juta per Gram, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:00 WIB

Rekrutmen Kopdes Merah Putih 2026 Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya

Selasa, 14 April 2026 - 08:39 WIB

Maruarar Sirait dan Hercules Berdebat Soal Status Tanah untuk Rusun Subsidi

Senin, 13 April 2026 - 23:00 WIB

Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 Dibuka, Ini Posisi, Syarat, dan Cara Daftarnya

Minggu, 12 April 2026 - 15:00 WIB

Produsen Jepang Tertekan, Kemenperin Minta Adaptasi Hadapi Gempuran Merek China di Pasar Otomotif RI

Minggu, 12 April 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam Naik Tipis, UBS dan Galeri24 Stabil

Berita Terbaru