Pyongyang, Pribhumi.com – Kim Jong Un kembali memperkuat posisinya sebagai pemimpin tertinggi Partai Buruh Korea setelah secara resmi terpilih kembali sebagai Sekretaris Jenderal dalam kongres nasional yang berlangsung di Pyongyang.
Seperti dilansir AFP, Senin (23/2/2026), Ribuan elite partai dan pejabat militer menghadiri kongres lima tahunan tersebut, yang merupakan forum penting untuk menentukan arah kebijakan negara, termasuk strategi pertahanan, diplomasi, dan pembangunan militer Korea Utara. Acara ini juga menjadi simbol kuatnya pengaruh Kim Jong Un dalam sistem politik negara tersebut.
Menurut laporan kantor berita resmi Korean Central News Agency (KCNA), Pada Minggu (22/2) waktu setempat, para pejabat tinggi militer secara terbuka menyatakan kesetiaan mereka kepada Kim Jong Un, sekaligus mendukung penuh kepemimpinannya untuk periode berikutnya. Dukungan tersebut menegaskan dominasi Kim atas struktur politik dan militer Korea Utara.
Dalam kongres tersebut, Partai Buruh Korea juga menyoroti komitmen untuk memperkuat kemampuan militer, khususnya pengembangan senjata nuklir. Kim Jong Un disebut berhasil memodernisasi Tentara Rakyat Korea menjadi kekuatan militer yang lebih kuat dan siap menghadapi berbagai potensi ancaman eksternal.
Selain itu, pemilihan kembali Kim Jong Un mendapat perhatian internasional. Presiden China, Xi Jinping, menyampaikan harapan akan dimulainya babak baru dalam hubungan bilateral antara China dan Korea Utara.
Dalam beberapa tahun terakhir, Korea Utara terus mempercepat pengembangan program senjata nuklirnya. Menjelang kongres, Kim Jong Un bahkan memperlihatkan sistem peluncur roket berkemampuan nuklir terbaru yang dipamerkan di Pyongyang, memperkuat pesan bahwa negara tersebut terus meningkatkan kekuatan militernya.
Pengamat menilai, kepemimpinan Kim Jong Un yang berlanjut akan memainkan peran penting dalam menentukan arah kebijakan militer dan hubungan internasional Korea Utara di tengah meningkatnya ketegangan global.











