LAM Kota Jambi dan LAM Kerinci Perkuat Silaturahmi Adat Melayu Tua di Bumi Sakti Alam Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com Suasana keakraban dan kekeluargaan mewarnai pertemuan antara Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi Tanah Pilih Pusako Batuah dan LAM Sakti Alam Kerinci dalam kegiatan studi tiru dan silaturahmi adat yang berlangsung di Kabupaten Kerinci.

Rombongan LAM Kota Jambi yang dipimpin langsung oleh Datuk Aswan Hidayat, SE., disambut secara adat oleh Ketua LAM Kerinci, Mudium Hasan (Depati Situo) bersama jajaran Majelis Permusyawaratan Adat (MPA), para Depati Empat–VIII Helai Kain, dan tokoh masyarakat adat Kerinci.

Dalam sambutannya, Datuk Aswan menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda kelembagaan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap akar budaya Melayu tua yang berpusat di Kerinci.

“Kerinci bagi kami bukan hanya saudara tuo, tetapi juga sumber asal sejarah Melayu. Salah satu buktinya adalah Naskah Tanjung Tanah, yang telah diakui sebagai naskah Melayu tertua di dunia,” ujar Datuk Aswan.

Acara yang dipusatkan di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah, turut dihadiri Drs. Khaldi, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, serta Martono, Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Brasil 2026, Salip Diggia di Lap Krusial

Mewakili sambutan Bupati Kerinci, Drs. Khaldi menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga adat dan pemerintah daerah.

“Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap Lembaga Adat terus bersinergi dalam membimbing anak buah dan anak kemenakan di negeri ini agar nilai adat tetap hidup dan terjaga,” tuturnya.

Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepahaman, di antaranya:

Memperkuat pelestarian nilai adat Melayu lintas daerah.

Mendorong kerja sama kebudayaan dan sejarah antara Jambi dan Kerinci.

Mewujudkan pertukaran pengetahuan adat dan tradisi antara dua lembaga.

Sebagai simbol persaudaraan, LAM Kota Jambi menyerahkan cinderamata adat kepada LAM Kerinci. Usai pertemuan, rombongan melakukan kunjungan budaya ke beberapa destinasi unggulan Kerinci, seperti Bukit Tirai Embun, Air Terbesut Koto Tuo Kayu Aro, dan Hamparan Kebun Teh Tugu Macan Kersik Tuo.

Baca Juga :  Timwas Haji DPR Apresiasi Transformasi Layanan Haji, Biaya Turun dan Masa Tunggu Berkurang di Era Pemerintahan Prabowo
Kiri : Ketua LAM Kota Jambi, Datuk Aswan Hidayat didampingi Sekjend LAM Kerinci, Safwandi., Dpt. Napaktilas di Petilasan Puti Serunduk Pinang Masak (Koto Limau Manis)

Momen yang paling berkesan terjadi saat rombongan melakukan napak tilas sejarah di Petilasan Puti Serunduk Pinang Masak, Koto Limau Manis, Kayu Aro — situs yang dipercaya sebagai jejak leluhur dan raja pertama Jambi. Sambutan hangat diberikan oleh pemuda dan seniman Sanggar Koto Limau Manis melalui pertunjukan seni tradisional khas Kerinci.

“Luar biasa. Panorama alam Kerinci, budaya masyarakatnya, dan sejarah leluhur yang hidup di setiap tapak benar-benar mempesona. Kami merasa pulang ke rumah asal kami sendiri,” ujar Datuk Aswan dengan haru.

Menutup kegiatan, pihak LAM Kota Jambi mengundang LAM Kerinci untuk melakukan kunjungan balasan ke Kota Jambi. Undangan tersebut menjadi simbol eratnya hubungan adat serumpun Melayu yang terus dijaga lintas generasi.

Berita Terkait

Museum Tarik Klaim Aksara Minangkabau, Naskah Tanjung Tanah Justru Makin Kokoh Lewat Uji Ilmiah
Menyibak Rahasia Tambo Kerinci: Ketika Satu Gelar Melahirkan Banyak Pewaris
Harik Hana hingga Rakryan Hino, Kajian Tambo Kerinci Ungkap Dugaan Jejak Jawa Kuno
IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat
FGD Universitas Jambi Bedah Peran Kenduri Sko sebagai Instrumen Resolusi Konflik Politik Pasca Pilkada di Kerinci
Al Haris Lantik Lima Pejabat Eselon II, Tegaskan Jabatan Bukan Kesempatan Menyalahgunakan Wewenang
Sko Tigo Takah, Sistem Penyelesaian Sengketa Adat Kerinci yang Menjunjung Musyawarah dan Keadilan
Lembaga Adat Diminta Tidak Mengambil Alih Hak Tradisional Pemangku Adat

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:48 WIB

Museum Tarik Klaim Aksara Minangkabau, Naskah Tanjung Tanah Justru Makin Kokoh Lewat Uji Ilmiah

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:46 WIB

Menyibak Rahasia Tambo Kerinci: Ketika Satu Gelar Melahirkan Banyak Pewaris

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:01 WIB

Harik Hana hingga Rakryan Hino, Kajian Tambo Kerinci Ungkap Dugaan Jejak Jawa Kuno

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:27 WIB

FGD Universitas Jambi Bedah Peran Kenduri Sko sebagai Instrumen Resolusi Konflik Politik Pasca Pilkada di Kerinci

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:48 WIB

Al Haris Lantik Lima Pejabat Eselon II, Tegaskan Jabatan Bukan Kesempatan Menyalahgunakan Wewenang

Berita Terbaru