Waspada Kobra Saat Trekking, Kenali Tanda Bahaya di Alam Liar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Aktivitas trekking di kawasan pegunungan dan hutan Indonesia memang menawarkan panorama alam yang memukau. Namun di balik keindahan tersebut, para pendaki dan pecinta alam perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan ular kobra yang kerap bersembunyi di area lembap dan jarang dilalui manusia.

Ular kobra umumnya memilih habitat seperti tumpukan batu, celah akar pohon, kayu lapuk, hingga semak-semak yang hangat dan lembap. Satwa berbisa ini juga lebih aktif pada pagi hari, sore menjelang malam, atau sesaat setelah hujan turun.

Baca Juga :  Kebakaran Gedung di Manlleu Tewaskan 5 Remaja, Dugaan Dipicu Aktivitas Hirup Gas

Pendaki disarankan untuk mengenali tanda-tanda keberadaan kobra sebelum melanjutkan perjalanan. Beberapa ciri yang patut diwaspadai antara lain bau amis menyengat, suara desisan keras dari balik semak, bekas kulit ular, hingga jejak lintasan di rerumputan atau tanah basah.

Selain meningkatkan kewaspadaan, penggunaan perlengkapan yang tepat juga menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko serangan ular. Sepatu trekking tinggi, tongkat pendakian (trekking pole), serta pakaian pelindung dapat membantu menjaga keamanan selama berada di jalur hutan.

Baca Juga :  Semur Telur Tahu Betawi, Lauk Sederhana dengan Rasa Kaya Rempah

Jika bertemu ular kobra di alam liar, pendaki diimbau tetap tenang, tidak melakukan gerakan mendadak, dan perlahan menjauh dari area tersebut. Pengetahuan mengenai pertolongan pertama saat terkena gigitan ular berbisa juga sangat penting dipahami sebelum memulai perjalanan.

Dengan persiapan matang dan pemahaman mengenai habitat ular berbisa, aktivitas trekking dapat tetap menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus aman bagi para pecinta alam.

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

5 Warna Cat Rumah yang Bikin Suasana Lebih Bahagia dan Nyaman
Cara Mudah Menghilangkan Bau Amis pada Piring Bekas Daging Kurban
Cara Mudah Membersihkan Kompor Berkerak dan Gosong
10 Menu Pendamping Daging Kurban Anti Kolesterol
3 Resep Telur Dadar Kreatif untuk Lauk Akhir Bulan, Enak, Praktis dan Bikin Nagih
9 Cara Bangun Pagi agar Tubuh Lebih Segar dan Hari Lebih Produktif
Resep Rendang Sapi Empuk Bumbu Meresap, Menu Favorit Idul Adha 2026
7 Makanan dan Minuman yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Otak

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

5 Warna Cat Rumah yang Bikin Suasana Lebih Bahagia dan Nyaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:00 WIB

Cara Mudah Membersihkan Kompor Berkerak dan Gosong

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:00 WIB

Waspada Kobra Saat Trekking, Kenali Tanda Bahaya di Alam Liar

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:00 WIB

10 Menu Pendamping Daging Kurban Anti Kolesterol

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:00 WIB

3 Resep Telur Dadar Kreatif untuk Lauk Akhir Bulan, Enak, Praktis dan Bikin Nagih

Berita Terbaru

Tips dan informasi

5 Warna Cat Rumah yang Bikin Suasana Lebih Bahagia dan Nyaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

Kesehatan

Jadwal Tidur Berantakan Bisa Mengancam Kesehatan Jantung

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:00 WIB