Solo, Pribhumi.com – Puro Mangkunegaran, Kota Solo, menjadi pusat perhatian dalam peringatan Tingalan Jumenengan ke-4 Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X. Acara adat tahunan tersebut dihadiri berbagai tokoh nasional, pejabat pemerintahan, keluarga kerajaan, hingga figur publik dari dunia seni.
Para tamu mulai memadati kompleks Puro Mangkunegaran sejak pagi hari. Sejumlah artis turut hadir, salah satunya penyanyi Sherina Munaf yang tampil anggun mengenakan kebaya bernuansa merah muda. Kehadiran tamu dari kalangan kerajaan juga terlihat, termasuk perwakilan Puro Pakualaman dan tokoh politik nasional yang mengenakan busana adat Jawa.
Sekitar pukul 10.00 WIB, Paku Buwono XIV Mangkubumi tiba di lokasi bersama perwakilan Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta. Ia tampil mengenakan beskap biru dengan jarik batik bermotif parang serta blangkon khas Jawa.
Tak lama berselang, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka hadir bersama istrinya, Selvi Ananda. Kehadiran Wapres turut didampingi jajaran Pemerintah Kota Solo, menandai dukungan negara terhadap pelestarian tradisi dan budaya Nusantara.
Ketua Pelaksana Tingalan Jumenengan Keempat, G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini melibatkan sekitar seribu orang masyarakat. Peserta berasal dari kalangan pelajar tingkat SMP, komunitas seni, serta warga sekitar Puro Mangkunegaran yang turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan.
Tingalan Jumenengan keempat Mangkunegara X menjadi momentum ungkapan rasa syukur atas perjalanan kepemimpinan satu tahun terakhir, sekaligus penanda dimulainya tahun kelima kepemimpinan Mangkunegara X. Rangkaian acara diisi dengan prosesi adat Tingalan Wiyosan Jumenengan Dalem, defile prajurit, pertunjukan Tari Bedhaya Anglir Mendhung, serta iringan gamelan tradisional.
Selain itu, sebuah persembahan khusus dari R.Ngt.T. Dr. Peni Candra Rini turut memperkaya rangkaian acara yang sarat makna budaya. Setiap penyelenggaraan Tingalan Jumenengan selalu mengusung tema yang mencerminkan visi Mangkunegaran agar tetap relevan dan selaras dengan dinamika zaman.










