Pesawat ATR Indonesia Air Transport Diduga Jatuh di Pegunungan Maros, TNI AU Kerahkan Helikopter Caracal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAROS, Pribhumi.com – Sebuah pesawat jenis ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Pesawat tersebut diduga mengalami kecelakaan dan jatuh di kawasan pegunungan yang sulit dijangkau.

Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin bersama TNI Angkatan Udara langsung melakukan langkah cepat dengan mengerahkan helikopter tempur Caracal untuk melakukan pemantauan udara. Upaya ini dilakukan setelah terdeteksi titik api yang dicurigai sebagai bekas ledakan pesawat di kawasan Gunung Lapihao, Kecamatan Leang-leang.

Baca Juga :  TNI Tegaskan Pembangunan 250 Batalyon Bukan Karena Ancaman Asing, Fokus pada Penguatan Postur Pertahanan Nasional

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, mengungkapkan bahwa indikasi awal diperoleh dari hasil pemantauan udara serta laporan warga setempat. Sejumlah warga mengaku mendengar suara dentuman keras yang disusul dengan terlihatnya cahaya api dari kejauhan di area pegunungan.

“Dari pemantauan sementara helikopter Caracal, terindikasi adanya api di kawasan Gunung Lapihao. Informasi ini juga diperkuat oleh kesaksian masyarakat yang mendengar suara ledakan,” ujar Bangun.

Baca Juga :  Rakerda IV LAM Jambi 2025 Tegaskan Penguatan Peran Adat dan Perubahan Anggaran Dasar

Meski demikian, pihak TNI menegaskan bahwa seluruh temuan tersebut masih bersifat dugaan awal. Kepastian lokasi dan kondisi pesawat akan ditentukan setelah tim darat dan tim udara berhasil menjangkau titik yang dicurigai.

“Belum bisa dipastikan secara final. Kami masih menunggu hasil verifikasi langsung di lapangan untuk memastikan apakah itu benar lokasi jatuhnya pesawat,” tambahnya.

Proses pencarian dan evakuasi terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan yang terjal serta cuaca di wilayah pegunungan Maros.

Berita Terkait

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, 1 Warga Meninggal dan Tsunami Terdeteksi
Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Makassar Gelar Salat Idul Fitri 1447 H Lebih Awal
Bayi 9 Bulan Alami Luka di Tangan Usai Perawatan, RSIA di Makassar Beri Penjelasan
Lima Oknum TNI AL Diamankan POM AL Usai Dugaan Penganiayaan Warga di Melonguane
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Bulusaraung, Operasi SAR Resmi Ditutup
Update Pencarian Pesawat ATR 42-500, Dua Korban Kecelakaan Pesawat Ditemukan
Satu Jasad Korban Pesawat ATR IAT Ditemukan di Jurang Gunung Bulusaraung Maros
Banjir Bandang Landa Banawa dan Rio Pakava Donggala, Puluhan Desa Terdampak

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 08:30 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, 1 Warga Meninggal dan Tsunami Terdeteksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:00 WIB

Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Makassar Gelar Salat Idul Fitri 1447 H Lebih Awal

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:00 WIB

Bayi 9 Bulan Alami Luka di Tangan Usai Perawatan, RSIA di Makassar Beri Penjelasan

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:00 WIB

Lima Oknum TNI AL Diamankan POM AL Usai Dugaan Penganiayaan Warga di Melonguane

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:35 WIB

Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Bulusaraung, Operasi SAR Resmi Ditutup

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisniss

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Kamis, 2 Apr 2026 - 13:00 WIB