Penelitian Ungkap Tempe Berpotensi Turunkan Risiko Alzheimer

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Tempe tidak hanya dikenal sebagai makanan tradisional khas Indonesia yang kaya protein, tetapi juga disebut memiliki manfaat besar bagi kesehatan otak. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tempe berpotensi membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer.

Alzheimer’s disease merupakan gangguan neurodegeneratif yang menyerang sel saraf otak secara bertahap. Penyakit ini menyebabkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, hingga gangguan perilaku yang semakin memburuk seiring waktu.

Berdasarkan penelitian yang dimuat dalam Journal of Ethnic Foods, Alzheimer termasuk penyakit kronis yang berkaitan dengan kerusakan dan kematian sel saraf di otak.

Jumlah Penderita Alzheimer Terus Meningkat

World Health Organization (WHO) mencatat jutaan orang di dunia mengalami demensia, termasuk Alzheimer. Di Indonesia sendiri, jumlah penderita Alzheimer diperkirakan mencapai 1,2 juta orang dan diprediksi meningkat tajam dalam beberapa dekade mendatang.

Baca Juga :  6 Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid, Bisa Dilakukan di Rumah

Penelitian tersebut menyebut jumlah penderita dapat mencapai sekitar 4 juta orang pada tahun 2050 apabila tidak dilakukan langkah pencegahan sejak dini.

Selain faktor usia, perkembangan Alzheimer juga dipengaruhi faktor genetik. Para peneliti memperkirakan sekitar 70 persen risiko penyakit ini berkaitan dengan faktor keturunan dan sejumlah gen tertentu yang memengaruhi fungsi saraf otak.

Kandungan Tempe Diyakini Baik untuk Kesehatan Otak

Tempe diketahui mengandung senyawa bioaktif isoflavon yang memiliki sifat antioksidan tinggi. Kandungan tersebut dipercaya mampu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif yang menjadi salah satu pemicu penyakit kronis dan neurodegeneratif.

Selain itu, minyak hasil ekstraksi tempe kedelai putih disebut memiliki kandungan lemak sehat seperti omega-3 dan omega-6 yang berpotensi membantu menekan perkembangan gen terkait Alzheimer.

Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa minyak tempe mampu menurunkan aktivitas beberapa gen yang berkaitan dengan perkembangan penyakit Alzheimer, seperti PSEN1, Gsk3b, cdk5, dan TNF.

Baca Juga :  Tips Ampuh Mengatasi Mabuk Perjalanan Saat Mudik atau Liburan Jauh

Tak hanya itu, kandungan Alpha-Lipoic Acid (ALA) dalam tempe juga dinilai berpotensi membantu menjaga fungsi otak dan mengurangi risiko gangguan kognitif pada lansia.

Konsumsi Tempe Dinilai Bermanfaat untuk Lansia

Penelitian lain yang dikutip dalam jurnal tersebut juga menemukan bahwa konsumsi tempe dapat membantu memperbaiki gangguan kognitif ringan pada kelompok lanjut usia.

Hal ini membuat tempe dinilai sebagai salah satu makanan lokal bernutrisi tinggi yang berpotensi mendukung kesehatan otak apabila dikonsumsi secara rutin dan seimbang.

Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan bahwa pencegahan Alzheimer perlu dilakukan melalui pola hidup sehat secara menyeluruh, mulai dari menjaga pola makan, rutin berolahraga, tidur cukup, hingga menjaga aktivitas otak tetap aktif.

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Ingin Tetap Sehat di Usia 40-an? Coba 5 Kebiasaan Sederhana Sebelum Tidur
Tidur Cukup tetapi Tubuh Masih Lemas? Konsumsi Kopi Bisa Jadi Salah Satu Pemicunya
Polusi Udara Berpotensi Merusak Fungsi Ginjal, Kenali Risiko dan Cara Mencegahnya
Kader Posyandu Desa amar sakti Raih Juara II Tingkat Provinsi, Dinkes Perkuat Pembinaan Kader Kesehatan
Jangan Terkecoh Label Less Sugar, Kandungan Gula Minuman Kekinian Perlu Dicermati
Jangan Anggap Tidur Seharian saat Libur Bisa Ganti Utang Tidur
Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Ingin Tetap Sehat di Usia 40-an? Coba 5 Kebiasaan Sederhana Sebelum Tidur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Tidur Cukup tetapi Tubuh Masih Lemas? Konsumsi Kopi Bisa Jadi Salah Satu Pemicunya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Polusi Udara Berpotensi Merusak Fungsi Ginjal, Kenali Risiko dan Cara Mencegahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Kader Posyandu Desa amar sakti Raih Juara II Tingkat Provinsi, Dinkes Perkuat Pembinaan Kader Kesehatan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Jangan Terkecoh Label Less Sugar, Kandungan Gula Minuman Kekinian Perlu Dicermati

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Audit Rumah Tasya Farasya Ungkap Besi dan Mutu Beton Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 29 Okt 2026 - 11:03 WIB