Pejabat Ini Tinggalkan Mobil Dinas Demi Krisis BBM, Pilih Bersepeda ke Kantor

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) bukan hanya berdampak pada masyarakat luas, tetapi juga mendorong perubahan sikap di kalangan pejabat pemerintahan. Salah satu kisah menarik datang dari akhir 1950-an, ketika seorang pejabat daerah memilih hidup lebih sederhana demi menyesuaikan diri dengan kondisi ekonomi yang sulit.

Pada masa itu, Indonesia tengah menghadapi tekanan ekonomi yang cukup berat. Harga berbagai kebutuhan pokok mengalami kenaikan signifikan. Beras, misalnya, mencapai Rp10 per liter, sementara minyak tanah berada di kisaran Rp1 hingga Rp1,5 per liter. Harga BBM pun meningkat tajam dari Rp1 menjadi Rp1,75 hingga Rp2 per liter.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada keuangan negara yang mengalami defisit hingga miliaran rupiah. Situasi semakin rumit akibat adanya gejolak di berbagai daerah yang turut mengganggu stabilitas nasional, baik dari sisi ekonomi maupun politik.

Baca Juga :  Alasan Semut Sangat Menyukai Makanan Manis, Ternyata Berkaitan dengan Energi

Dampak krisis ini juga terasa di daerah, termasuk di Bandung. Kelangkaan BBM mulai terjadi akibat tersendatnya distribusi dari pusat. Hal ini memicu kenaikan harga berbagai komoditas lain dan memperberat beban operasional pemerintah daerah.

Di tengah situasi tersebut, Ketua DPRD Bandung saat itu, Mohammad Aten Hawadi, mengambil langkah yang tidak biasa. Ia memilih untuk tidak lagi menggunakan mobil dinas yang menjadi fasilitas jabatannya.

Padahal, sebagai pejabat tinggi daerah, ia berhak atas kendaraan dinas berupa sedan mewah asal Amerika Serikat lengkap dengan sopir dan biaya operasional yang ditanggung negara. Namun, tingginya harga BBM membuat penggunaan fasilitas tersebut dinilai tidak efisien.

Baca Juga :  BMKG : Cuaca Kerinci dan Sungai Penuh Didominasi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Sebagai gantinya, Aten Hawadi memutuskan menggunakan sepeda untuk menunjang aktivitas sehari-harinya, termasuk berangkat ke kantor. Keputusan ini menjadi simbol kesederhanaan sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi keuangan pemerintah.

Langkah tersebut bukan hanya mencerminkan sikap pribadi, tetapi juga memberikan dampak nyata. Kebijakan itu mampu menghemat anggaran hingga puluhan ribu rupiah per tahun, angka yang tergolong besar pada masa itu.

Di tengah kondisi banyak pejabat yang tetap mempertahankan fasilitasnya, pilihan Aten Hawadi menjadi contoh berbeda. Ia menunjukkan bahwa efisiensi dan empati terhadap situasi ekonomi bisa diwujudkan melalui tindakan nyata.

Hingga kini, kisah tersebut dikenang sebagai salah satu teladan sikap sederhana dan tanggung jawab seorang pejabat publik di tengah krisis ekonomi.

 

Berita Terkait

Pemerintah Perkuat Integritas ASN Lewat Program E-Learning Antikorupsi Berbasis Digital
Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan
Timwas Haji DPR Apresiasi Transformasi Layanan Haji, Biaya Turun dan Masa Tunggu Berkurang di Era Pemerintahan Prabowo
Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif
BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah, Seluruh Dapur Akan Diaudit
Komisi VIII DPR RI Dorong Pemerintah Perketat Pengawasan Konten LGBT di Media Sosial
39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK
Nuzran Joher Desak Pembenahan Pengaduan WNA di Kantor Imigrasi Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:00 WIB

Pemerintah Perkuat Integritas ASN Lewat Program E-Learning Antikorupsi Berbasis Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:00 WIB

Timwas Haji DPR Apresiasi Transformasi Layanan Haji, Biaya Turun dan Masa Tunggu Berkurang di Era Pemerintahan Prabowo

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:00 WIB

BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah, Seluruh Dapur Akan Diaudit

Berita Terbaru

Sport

Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:00 WIB