Operasi Gabungan Tertibkan Tambang Emas Ilegal Gunung Botak, 16 WNA Diamankan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com – Aparat gabungan dari TNI bersama Pemerintah Provinsi Maluku melakukan langkah tegas dengan menertibkan aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan Gunung Botak, Pulau Buru. Operasi ini melibatkan tim terpadu yang difokuskan untuk menghentikan kerusakan lingkungan serta aktivitas ilegal yang kian meresahkan.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengosongan area tambang dari para penambang liar. Tidak hanya itu, petugas juga menyisir sejumlah titik yang dijadikan tempat tinggal sementara, termasuk basecamp dan lokasi pengolahan emas yang tersebar di sekitar kawasan tersebut.

Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi aktivitas ilegal di wilayah Maluku. Ia menyatakan bahwa tindakan ini merupakan bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menegakkan hukum.

Baca Juga :  Sidang Tipikor PJU Kerinci Masuki Babak Akhir, Ahli BPKP Ungkap Pelanggaran dan Aliran Fee

Selama operasi berlangsung, petugas menemukan 16 warga negara asing asal Cina yang diduga terlibat dalam kegiatan penambangan ilegal. Selain itu, ditemukan pula sebuah bangunan semi permanen yang difungsikan sebagai kafe, yang diduga menjadi tempat peredaran minuman keras serta praktik prostitusi di sekitar lokasi tambang.

Seluruh WNA yang diamankan kini telah diserahkan kepada pihak imigrasi untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Temuan ini sekaligus menjadi perhatian serius terkait pengawasan terhadap keberadaan warga asing di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Vonis Kasus PJU Kerinci Picu Polemik, Dugaan Keterlibatan DPRD Menghilang dari Putusan

Langkah penertiban ini merupakan bagian dari upaya bersama antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk menekan dampak negatif tambang ilegal, baik terhadap lingkungan maupun kehidupan sosial masyarakat.

Dengan adanya operasi ini, diharapkan kawasan Gunung Botak dapat terbebas dari aktivitas ilegal serta kembali terjaga kelestariannya, sekaligus menciptakan kondisi keamanan yang lebih kondusif di wilayah Maluku.

 

Berita Terkait

Polemik Yayasan Nurul Quran Kerinci Memanas, Aderman dan Yayasan Beda Versi soal Rapat Perubahan Akta”
Sidang Putusan Perkara MDR Ditunda, PN Sungai Penuh Jadwalkan 26 Agustus
Duplik Terdakwa dan Replik JPU Berseberangan, Perkara MDR Segera Diputus Hakim
Kasus Viral pengeroyokan dan pengerusakan rumahnya Konten Kreator Anisa Desak Polres Kerinci Tetapkan Tersangka
Video Pemeriksaan Jadi Sorotan dalam Sidang Dugaan Asusila Anak di PN Sungai Penuh
Rapat Pembina Yayasan Nurul Qur’an Kerinci Putuskan Berhentikan Tiga Pengurus, Kuasa Hukum Sebut Sesuai AD/ART
Bareskrim Bongkar Markas Judi Online Internasional di Jakarta Barat, 287 WNA Jadi Tersangka
Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S Deyang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Polemik Yayasan Nurul Quran Kerinci Memanas, Aderman dan Yayasan Beda Versi soal Rapat Perubahan Akta”

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Sidang Putusan Perkara MDR Ditunda, PN Sungai Penuh Jadwalkan 26 Agustus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Duplik Terdakwa dan Replik JPU Berseberangan, Perkara MDR Segera Diputus Hakim

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:17 WIB

Kasus Viral pengeroyokan dan pengerusakan rumahnya Konten Kreator Anisa Desak Polres Kerinci Tetapkan Tersangka

Senin, 6 Juli 2026 - 19:00 WIB

Video Pemeriksaan Jadi Sorotan dalam Sidang Dugaan Asusila Anak di PN Sungai Penuh

Berita Terbaru