KKI Warsi Temukan 193 Titik Panas di Jambi Awal 2026, Ancaman Karhutla Kembali Mengintai

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian serius di wilayah Jambi pada awal tahun 2026. Organisasi lingkungan KKI Warsi mencatat adanya ratusan titik panas yang berpotensi memicu kebakaran di berbagai wilayah kabupaten.

Direktur KKI Warsi, Adi Junedi, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemantauan yang dilakukan selama Januari hingga Februari 2026, pihaknya menemukan sekitar 193 hotspot yang tersebar di sejumlah daerah di Provinsi Jambi.

“Dalam dua bulan terakhir kami mencatat ada sekitar 193 titik panas yang tersebar di beberapa kabupaten di Provinsi Jambi,” ujarnya saat diskusi bersama media di Jambi

Baca Juga :  Andalas Award 2025: Ajang Apresiasi dan Inspirasi Anak Negeri dari Bhumi Sakti Alam Kerinci hingga Provinsi Jambi

Menurutnya, jumlah titik panas tersebut harus menjadi peringatan dini bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama jika wilayah Jambi memasuki musim kemarau yang lebih panjang.

Adi menjelaskan bahwa kondisi tersebut mengingatkan pada peristiwa kebakaran besar yang pernah melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk di Jambi, seperti pada Kebakaran hutan dan lahan Indonesia 2015 dan Kebakaran hutan dan lahan Indonesia 2019 yang menyebabkan dampak luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Mudik Gratis Pemprov Jambi Diserbu Warga, Rute Jambi–Pati dan Jambi–Solo Ludes Dalam Dua Jam

Ia menegaskan bahwa semua pihak perlu melakukan langkah mitigasi sejak dini agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Beberapa langkah pencegahan yang dinilai penting antara lain meningkatkan pengawasan di wilayah rawan kebakaran, memperkuat sistem peringatan dini, serta meningkatkan koordinasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam upaya penanggulangan karhutla.

KKI Warsi juga berharap pemerintah daerah dapat memperkuat kebijakan pencegahan dan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, sehingga ancaman karhutla di Provinsi Jambi dapat diminimalkan sejak awal.

Berita Terkait

HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi
H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030
Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat
Ombudsman Jambi Selesaikan 95,5 Persen Laporan Masyarakat hingga Triwulan II 2026
Al Haris Lantik Lima Pejabat Eselon II, Tegaskan Jabatan Bukan Kesempatan Menyalahgunakan Wewenang
Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Tolak Praktik LGBT, Kedepankan Nilai Agama dan Adat
Jambi Masuki Puncak Kemarau 2026, BPBD Siagakan 81 Posko Antisipasi Karhutla dan El Nino
Ombudsman Jambi Dorong KPK Tindak Temuan Maladministrasi yang Berpotensi Korupsi di Pelayanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:24 WIB

H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Ombudsman Jambi Selesaikan 95,5 Persen Laporan Masyarakat hingga Triwulan II 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:48 WIB

Al Haris Lantik Lima Pejabat Eselon II, Tegaskan Jabatan Bukan Kesempatan Menyalahgunakan Wewenang

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:13 WIB

Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Tolak Praktik LGBT, Kedepankan Nilai Agama dan Adat

Berita Terbaru