Banjir Kepung Solo Raya, Delapan Kelurahan Terdampak dan Warga Mengungsi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solo, Pribhumi.com — Kota Solo dilanda banjir setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Solo Raya sejak Selasa malam, 14 April 2026. Air mulai merendam permukiman warga hingga Rabu dini hari (15/4/2026), menyebabkan sejumlah titik tergenang dengan ketinggian yang bervariasi.

Berdasarkan hasil kaji cepat tim SAR, sedikitnya delapan kelurahan terdampak banjir. Ketinggian air dilaporkan mulai dari 80 sentimeter hingga mencapai setinggi panggul orang dewasa di beberapa lokasi.

Humas Basarnas Solo, Aditya, mengungkapkan bahwa genangan terjadi akibat hujan dengan durasi panjang yang menyebabkan sistem drainase tidak mampu menampung debit air. “Beberapa wilayah mengalami genangan cukup tinggi karena hujan berlangsung lama di kawasan Solo Raya,” ujarnya.

Baca Juga :  Panduan Memilih Kurma Ramadan: Kenali Negara Asal Lewat Label dan Barcode

Adapun wilayah terdampak meliputi Kelurahan Pajang, Joyosuran, Tipes, Joyontakan, Bumi, Sondakan, Kratonan, dan Panularan. Di sejumlah titik, warga terpaksa dievakuasi untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Warga yang terdampak banjir sementara ini mengungsi di tempat aman, salah satunya di kantor kelurahan setempat. Pengungsian dilakukan atas permintaan warga, khususnya di wilayah Kelurahan Tipes yang terdampak cukup signifikan.

Baca Juga :  Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur

Data sementara menunjukkan ratusan kepala keluarga terdampak banjir, dengan kondisi rumah terendam dan aktivitas warga terganggu. Petugas gabungan terus melakukan pemantauan serta membantu evakuasi warga di lokasi yang membutuhkan penanganan segera.

Hingga saat ini, kondisi air di beberapa titik masih bertahan, sementara warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan yang dapat memperparah situasi.

Berita Terkait

Dua Warga Brebes Tewas di Atap Masjid, Polisi Ungkap Penyebab Tersetrum Kabel Listrik
Pemprov Jawa Tengah Beri Tali Asih Rp4,9 Miliar untuk Atlet dan Pelatih Berprestasi
Eks Narapidana Pilih Kembali Bekerja di Nusakambangan karena Peluang Usaha
KPK Dalami Dugaan Setoran Pengisian Perangkat Desa
Penyelidikan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Jepara Berlanjut, Polisi Telah Terima Hasil Visum
Rumah Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak OTK, Polisi Selidiki Dugaan Teror
Utang Judi Online Jadi Motif Perampokan Brutal di Boyolali, Anak Korban Tewas
Sejoli Bonceng Bayi Sambil Merokok di Jalan Raya, Emosi Dipicu Rokok Disiram Air

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 07:27 WIB

Banjir Kepung Solo Raya, Delapan Kelurahan Terdampak dan Warga Mengungsi

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:26 WIB

Dua Warga Brebes Tewas di Atap Masjid, Polisi Ungkap Penyebab Tersetrum Kabel Listrik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:00 WIB

Pemprov Jawa Tengah Beri Tali Asih Rp4,9 Miliar untuk Atlet dan Pelatih Berprestasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:00 WIB

Eks Narapidana Pilih Kembali Bekerja di Nusakambangan karena Peluang Usaha

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

KPK Dalami Dugaan Setoran Pengisian Perangkat Desa

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

DPO Narkotika 58 Kg Alung Ramadhan Dikabarkan Ditangkap di Kuala Tungkal

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:44 WIB