Prabowo janjikan harga Sembako turun

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan kebijakan baru yang mewajibkan seluruh warga desa dan kelurahan di Indonesia menjadi anggota Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Program besar ini akan dibentuk di 80.000 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia sebagai bagian dari strategi pemerintah memperkuat kemandirian dan kesejahteraan ekonomi rakyat.

Dalam pidatonya saat menutup Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta, Senin (29/9/2025), Prabowo menegaskan bahwa koperasi ini akan menjadi wadah ekonomi bersama bagi masyarakat desa. Melalui koperasi, warga dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat daya serap hasil produksi petani, nelayan, dan pelaku UMKM.

“Kita akan wujudkan kekuatan ekonomi rakyat melalui koperasi. Semua penduduk desa otomatis menjadi anggota koperasi agar seluruh masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan dan harga bahan pokok yang lebih murah,” ujar Prabowo, dikutip dari Antara.

Cara Kerja Koperasi Merah Putih

Prabowo menjelaskan, Kopdes Merah Putih akan memangkas rantai pasok distribusi barang, sehingga bahan pokok bisa disalurkan langsung dari produsen ke koperasi tanpa perantara. Dengan demikian, harga di tingkat konsumen dapat ditekan secara signifikan.

Baca Juga :  Komite Reformasi Polri Serap Kritik Publik: Isu Minoritas hingga Kekerasan Jadi Sorotan Utama

Pemerintah juga akan membangun supermarket koperasi di tingkat kabupaten, hypermarket di tingkat provinsi, dan pusat distribusi nasional untuk mendukung pemasaran produk lokal.

Selain itu, pemerintah berkomitmen menurunkan harga sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, LPG bersubsidi, dan pupuk bersubsidi, disertai pengembangan energi tenaga surya di tiap desa guna mendukung kemandirian energi.

“Hitungan kami menunjukkan langkah ini akan meringankan beban hidup rakyat secara signifikan. Beras, minyak goreng, LPG bersubsidi, sampai pupuk, semua akan dijual dengan harga terjangkau. Kami juga akan bangun tenaga surya di tiap desa,” ujar Presiden.

Dampak Ekonomi Bagi Masyarakat

Prabowo menegaskan, melalui sistem koperasi, masyarakat desa akan memiliki kekuatan ekonomi yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Koperasi tidak hanya menjadi saluran distribusi bahan pokok murah, tetapi juga akan menyerap hasil produksi petani, nelayan, dan pelaku UMKM lokal.

Selain sektor pangan, pemerintah juga mendorong pembangunan perumahan rakyat melalui peningkatan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi 350.000 penerima di tahun 2025.

“Hari ini saya akan meresmikan pembagian 25.000 rumah sebagai bagian dari komitmen pemerataan kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Baca Juga :  Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Mapolres Kerinci Suarakan tiga tuntutan

Tahapan Peluncuran dan Pendanaan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan bahwa tahap awal akan dimulai dengan 1.000 Kopdes Merah Putih yang telah siap menerima dana pinjaman dari Bank Himbara. Dana ini menjadi langkah awal memperkuat permodalan koperasi agar segera beroperasi.

“Kita akan mulai dari 1.000 koperasi minggu depan. Dana sudah siap, dan akan diperluas ke 20.000 desa terlebih dahulu sebelum mencapai target penuh 80.000 koperasi pada akhir 2025,” kata Zulhas di Jakarta.

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa koperasi penerima dana wajib menyelesaikan administrasi dan melaksanakan musyawarah desa khusus (musdesus) sebagai dasar pencairan dana.

“Semua koperasi penerima wajib melalui musdesus untuk menentukan pengelolaan dana. Kementerian Desa dan PDT akan membantu percepatan agar koperasi bisa segera membangun fasilitas seperti gudang dan gerai distribusi,” jelas Ferry.

Kebijakan Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi tonggak baru ekonomi kerakyatan, memperkuat distribusi pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menekan harga kebutuhan pokok secara nasional.

Berita Terkait

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan
Monadi Resmi Susun “Tim Inti” Birokrasi Kerinci, Enam Pejabat Dilantik
Seleksi Pejabat Tinggi Kerinci Rampung, Pansel Umumkan Kandidat Terbaik
Polri Siapkan Regulasi Khusus Peredaran Whip Pink Usai Kasus Kematian Influencer Lula Lahfah
Projo Tegas Menolak Wacana Polri Berada di Bawah Kementerian
Rocky Candra Dorong Bantuan TPA Sampah untuk Kota Sungai Penuh, Tegaskan Lingkungan Bersih Hak Rakyat
Kapolres Sleman Akui Kekeliruan, Minta Maaf atas Penetapan Tersangka Hogi Minaya
Aksi Buruh Warnai Balai Kota, Gubernur Tegaskan UMP DKI 2026 Telah Final

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:45 WIB

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:14 WIB

Monadi Resmi Susun “Tim Inti” Birokrasi Kerinci, Enam Pejabat Dilantik

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:18 WIB

Seleksi Pejabat Tinggi Kerinci Rampung, Pansel Umumkan Kandidat Terbaik

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:49 WIB

Polri Siapkan Regulasi Khusus Peredaran Whip Pink Usai Kasus Kematian Influencer Lula Lahfah

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:59 WIB

Projo Tegas Menolak Wacana Polri Berada di Bawah Kementerian

Berita Terbaru

Nasional

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

Sabtu, 14 Feb 2026 - 08:45 WIB

Budaya dan Religi

Ramadhan 1447 H Semakin Dekat, Ini Perkiraan Awal Puasa

Jumat, 13 Feb 2026 - 11:28 WIB

Sumbar

Asmadi Hilang Terseret Arus, SAR Tutup Operasi Lapangan

Selasa, 10 Feb 2026 - 17:09 WIB

Sosial

Monadi Soal Danau Kerinci

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:39 WIB