Jakarta, Pribhumi.com – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali memberikan kesempatan bagi para dosen untuk meningkatkan kualifikasi akademik melalui Program Beasiswa Pra-Doktoral 2026.
Program ini dirancang sebagai tahap persiapan bagi dosen sebelum memasuki jenjang pendidikan doktor atau S3. Melalui beasiswa tersebut, peserta akan mendapatkan dukungan dalam persiapan akademik maupun administrasi agar lebih siap mengikuti proses penerimaan di perguruan tinggi tujuan.
Beasiswa Pra-Doktoral 2026 diprioritaskan bagi dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah naungan Kemdiktisaintek, khususnya yang berasal dari wilayah afirmasi dan masih memiliki kualifikasi pendidikan magister (S2).
Adapun beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta antara lain:
Warga Negara Indonesia (WNI).
Berusia maksimal 49 tahun pada 31 Desember 2026.
Merupakan dosen tetap di lingkungan Kemdiktisaintek dari perguruan tinggi daerah afirmasi.
Memiliki latar belakang pendidikan magister (S2).
Mengajar mata kuliah bidang sains dasar atau keteknikan.
Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang tercatat di PDDikti.
Belum mempunyai gelar doktor dan tidak sedang menjalani pendidikan doktor.
Memiliki rencana penelitian doktoral berupa tema, topik, atau judul penelitian.
Mendapatkan izin mengikuti program dari pimpinan instansi asal.
Melampirkan surat pernyataan pendaftar serta surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan pemerintah.
Tidak sedang menerima beasiswa lain untuk program yang sama.
Pendaftar hanya dapat memilih maksimal dua perguruan tinggi penyelenggara.
Peserta yang berhasil menyelesaikan program Pra-Doktoral diwajibkan melanjutkan pendaftaran program doktor di perguruan tinggi yang sama paling lambat satu tahun setelah program selesai.
Tahapan Pendaftaran Beasiswa Pra-Doktoral 2026
Calon peserta dapat mengikuti proses pendaftaran dengan langkah berikut:
Memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi.
Mengajukan lamaran kepada perguruan tinggi penyelenggara yang dipilih.
Melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi Kemdiktisaintek.
Mengikuti proses seleksi yang mencakup seleksi administrasi, akademik, serta seleksi substansi atau wawancara.
Bantuan yang Diberikan
Penerima Beasiswa Pra-Doktoral 2026 akan memperoleh sejumlah dukungan pembiayaan, di antaranya:
Biaya penyelenggaraan pendidikan, termasuk pelatihan dan tes bahasa Inggris atau tes potensi akademik.
Bantuan biaya hidup bulanan.
Bantuan pembelian buku.
Biaya perjalanan keberangkatan dan kepulangan.
Komponen biaya lain sesuai persetujuan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Beasiswa Dapat Dibatalkan Jika Melanggar Ketentuan
Status penerima beasiswa dapat dihentikan apabila peserta:
Menghentikan program tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Mengundurkan diri.
Melanggar surat pernyataan yang telah dibuat.
Mengalami kondisi kesehatan yang menyebabkan tidak dapat mengikuti program.
Meninggal dunia.
Mendapat hukuman pidana atau sanksi dari pihak pemberi beasiswa.
Pendaftaran Beasiswa Pra-Doktoral 2026 dibuka hingga 30 Juni 2026. Para dosen yang memenuhi kriteria diimbau segera melakukan pendaftaran agar dapat memanfaatkan kesempatan peningkatan jenjang akademik tersebut.






