Dugaan Pungutan dalam Rekrutmen SPPG di Kerinci Tengah Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Transparansi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, Pribhumi.com – Proses penerimaan tenaga kerja pada Satuan Pelayanan Makanan Bergizi (SPPG) di salah satu kecamatan wilayah Kerinci bagian tengah menjadi perhatian masyarakat setelah muncul dugaan adanya praktik pungutan yang diduga terjadi dalam tahapan rekrutmen.

Informasi tersebut berkembang di tengah masyarakat dan memunculkan pertanyaan mengenai transparansi serta integritas proses seleksi yang dilakukan oleh lembaga pelayanan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sejumlah sumber, terdapat dugaan bahwa sebagian calon pelamar diminta menyerahkan sejumlah uang agar memiliki peluang lebih besar untuk diterima.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengaku mendengar adanya keluhan dari beberapa pelamar terkait proses penerimaan yang dinilai tidak sepenuhnya terbuka.

Baca Juga :  Polri Bongkar Modus Penyelewengan BBM dan Elpiji Subsidi

“Informasi yang beredar menyebutkan ada sejumlah pelamar yang merasa proses seleksi tidak berjalan sebagaimana mestinya. Dugaan adanya permintaan sejumlah uang juga menjadi perbincangan di masyarakat,” ujarnya.

Munculnya isu tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas tata kelola pelayanan publik, khususnya pada program yang berkaitan dengan pelayanan makanan bergizi bagi masyarakat.

Sejumlah warga berharap pihak pengelola SPPG maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka guna menghindari berkembangnya berbagai spekulasi. Selain itu, apabila ditemukan adanya pelanggaran, masyarakat meminta agar dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Terapis Spa Ditemukan Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Amankan Satu Orang Terduga Pelaku

Masyarakat juga mendorong aparat penegak hukum dan pihak berwenang untuk melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar sehingga dapat diketahui fakta sebenarnya serta menjaga kepercayaan publik terhadap program pelayanan pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPPG yang dimaksud maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tersebut. Media Andalas Group akan terus berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna menghadirkan informasi yang berimbang kepada publik.

(Red)

Berita Terkait

HIPMI Kerinci Bagikan Ribuan Masker untuk Lindungi Warga dari Kabut Asap
Jejak Pengabdian di Kerinci Berakhir, Langkah AKP Very Prasetyawan Berlanjut ke Tebo
HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi
H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030
Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat
Polemik Yayasan Nurul Quran Kerinci Memanas, Aderman dan Yayasan Beda Versi soal Rapat Perubahan Akta”
Waka Polres Kerinci Cek SPBU Kumun, Pengawasan BBM Bersubsidi Diperketat
Sidang Putusan Perkara MDR Ditunda, PN Sungai Penuh Jadwalkan 26 Agustus

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:42 WIB

HIPMI Kerinci Bagikan Ribuan Masker untuk Lindungi Warga dari Kabut Asap

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Jejak Pengabdian di Kerinci Berakhir, Langkah AKP Very Prasetyawan Berlanjut ke Tebo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:03 WIB

HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:24 WIB

H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat

Berita Terbaru