5 Keutamaan Bersiwak dalam Islam yang Perlu Diketahui Umat Muslim
JAMBI, Pribhumi.com – Menjaga kebersihan mulut dan gigi merupakan bagian penting dari ajaran Islam. Salah satu cara yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah bersiwak, yaitu membersihkan gigi dan rongga mulut menggunakan batang kayu siwak.
Di era modern, fungsi siwak banyak digantikan oleh sikat dan pasta gigi. Meski demikian, bersiwak tetap memiliki nilai ibadah karena merupakan salah satu sunnah yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW.
Selain membantu menjaga kesehatan mulut, bersiwak juga memiliki berbagai keutamaan yang disebutkan dalam hadis-hadis Nabi Muhammad SAW.
Pengertian Bersiwak
Bersiwak adalah aktivitas membersihkan bagian dalam mulut dan gigi menggunakan batang kayu siwak. Kayu ini umumnya berasal dari pohon arak (Salvadora persica) yang banyak tumbuh di kawasan Timur Tengah.
Pada masa Rasulullah SAW, siwak digunakan sebagai alat utama untuk membersihkan gigi. Fungsinya serupa dengan sikat dan pasta gigi yang digunakan masyarakat saat ini.
Keutamaan Bersiwak Menurut Islam
1. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW
Bersiwak merupakan kebiasaan yang sering dilakukan Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, Abu Musa RA mengisahkan bahwa ia pernah melihat Nabi Muhammad SAW membersihkan giginya dengan siwak.
Kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa menjaga kebersihan mulut merupakan amalan yang sangat diperhatikan oleh Rasulullah SAW dan layak untuk diteladani oleh umat Islam.
2. Menambah Keutamaan dalam Salat
Dalam riwayat yang disebutkan oleh Imam Daruquthni, disebutkan bahwa dua rakaat salat yang dilakukan setelah bersiwak lebih utama dibandingkan tujuh puluh rakaat salat tanpa bersiwak.
Hadis tersebut menunjukkan bahwa bersiwak tidak hanya berkaitan dengan kebersihan fisik, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang dapat meningkatkan kualitas ibadah seorang Muslim.
3. Sunnah yang Sangat Dianjurkan
Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk bersiwak. Bahkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi menyatakan bahwa jika tidak memberatkan umatnya, beliau akan memerintahkan bersiwak setiap kali hendak melaksanakan salat.
Hal ini menunjukkan betapa besar perhatian Islam terhadap kebersihan dan kesehatan mulut.
4. Membersihkan Mulut dan Mendatangkan Ridha Allah
Keutamaan lain dari bersiwak adalah kemampuannya dalam menyucikan mulut serta mendatangkan keridhaan Allah SWT.
Dalam hadis yang diriwayatkan Imam An-Nasa’i, Rasulullah SAW bersabda bahwa siwak dapat membersihkan mulut sekaligus menjadi sebab turunnya ridha Allah kepada hamba-Nya.
5. Mendapat Pendampingan Malaikat Saat Salat
Dalam riwayat yang disampaikan oleh Imam Baihaqi dari Ali bin Abi Thalib RA, disebutkan bahwa orang yang bersiwak sebelum salat akan mendapatkan kedekatan dengan malaikat yang mendengarkan bacaan Al-Qur’annya.
Hadis tersebut menggambarkan kemuliaan orang yang menjaga kebersihan mulut sebelum beribadah dan menunjukkan pentingnya bersiwak dalam kehidupan seorang Muslim.
Penutup
Bersiwak bukan sekadar kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut, tetapi juga merupakan sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Mulai dari mengikuti teladan Rasulullah SAW, meningkatkan kualitas ibadah, hingga menjadi sebab datangnya ridha Allah SWT.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk membiasakan diri bersiwak atau menjaga kebersihan mulut sebelum beribadah sebagai bagian dari penerapan sunnah dalam kehidupan sehari-hari.






