Banjir Bandang Terjang Dua Desa di Kerinci, Bupati Monadi Turun Langsung Tinjau Lokasi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, Pribhumi.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Kerinci pada Sabtu malam (23/5/2026) memicu banjir bandang di dua desa di Kecamatan Danau Kerinci Barat, yakni Desa Tanjung Pauh Mudik dan Desa Tanjung Pauh Hilir.

Banjir yang datang secara tiba-tiba membawa material lumpur, bebatuan, dan kayu sehingga mengganggu aktivitas warga serta menutup sejumlah akses jalan di wilayah tersebut.

Menindaklanjuti laporan bencana itu, Bupati Kerinci, Monadi, langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi warga dan dampak kerusakan akibat banjir. Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci Maya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kerinci Dedi, serta Camat Danau Kerinci Barat Noverman Nurdin.

Baca Juga :  Anang Hermansyah dan Ashanty Jual Rumah Mewah di Cinere dengan Harga Rp 25 Miliar

Di lokasi kejadian, pemerintah daerah melakukan langkah cepat penanganan darurat guna mencegah dampak banjir semakin meluas. Tingginya curah hujan yang masih berpotensi terjadi membuat pemerintah meminta seluruh pihak terkait tetap siaga terhadap kemungkinan banjir susulan.

Bupati Monadi juga menginstruksikan Dinas PUPR, BPBD, hingga pemerintah desa untuk bekerja sama dalam percepatan penanganan di lapangan. Fokus utama diarahkan pada pembersihan material banjir, pembukaan akses jalan yang tertutup, serta membantu kebutuhan warga terdampak.

Bahkan, alat berat langsung diperintahkan turun ke lokasi guna membersihkan timbunan lumpur dan material yang menutupi jalan maupun aliran sungai.

Baca Juga :  Longsor dan Pohon Tumbang di Jalur Sungai Penuh–Tapan, Akses Terbatas dan Truk Tertahan

“Kami meminta penanganan dilakukan secepat mungkin. Alat berat harus segera bekerja agar material banjir bisa dibersihkan dan akses masyarakat kembali normal,” ujar Monadi saat berada di lokasi.

Pada malam ini, alat berat difokuskan bekerja di Desa Tanjung Pauh Hilir. Sementara penanganan di Desa Tanjung Pauh Mudik akan dilanjutkan pada hari berikutnya.

Sementara itu, BPBD bersama instansi terkait masih terus melakukan pendataan terhadap dampak banjir, termasuk jumlah rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak. Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari mendatang.

 

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

LAM-SAK Dorong Strategi Pembangunan Berbasis Budaya dan Sejarah Kerinci dalam Diskusi Rabuan Roadshow 2026
Banjir Bandang Terjang Lima Desa di Danau Kerinci Barat, Akses Jalan Depati Parbo Lumpuh
Hafiful Hadi Sunliensyar, Akademisi Muda Kerinci yang Gigih Meneliti Manuskrip dan Warisan Budaya Nusantara
Calon Haji Asal Kerinci Tunda Berangkat ke Tanah Suci karena Sakit
PLN Sungai Penuh Jadwalkan Pemadaman Listrik di Kerinci, Berikut Daftar Wilayah Terdampak
Gunung Kerinci Masuk Daftar, Ini 7 Gunung Tertinggi di Indonesia
Longsor Putus Akses Kerinci–Bangko, Jalur Nasional Kini Dibuka Sistem Buka Tutup
Dana Desa 2026 Kabupaten Kerinci Segera Cair, Total Rp76,2 Miliar untuk 285 Desa

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:00 WIB

Banjir Bandang Terjang Dua Desa di Kerinci, Bupati Monadi Turun Langsung Tinjau Lokasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:02 WIB

LAM-SAK Dorong Strategi Pembangunan Berbasis Budaya dan Sejarah Kerinci dalam Diskusi Rabuan Roadshow 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:31 WIB

Banjir Bandang Terjang Lima Desa di Danau Kerinci Barat, Akses Jalan Depati Parbo Lumpuh

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:51 WIB

Hafiful Hadi Sunliensyar, Akademisi Muda Kerinci yang Gigih Meneliti Manuskrip dan Warisan Budaya Nusantara

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00 WIB

Calon Haji Asal Kerinci Tunda Berangkat ke Tanah Suci karena Sakit

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Fantastis! Mangga Raksasa Dijual Hingga Rp500 Ribu per Buah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:52 WIB