Telinga Berdenging Bukan Sekadar Mitos, Ini Penjelasannya dalam Islam

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com — Fenomena telinga berdenging sering dikaitkan dengan berbagai mitos yang berkembang di masyarakat. Namun dalam pandangan Islam, kondisi tersebut memiliki makna tersendiri yang berkaitan dengan aspek spiritual dan anjuran untuk memperbanyak dzikir serta shalawat.

Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), menjelaskan bahwa telinga berdenging dapat menjadi pertanda seseorang sedang dibicarakan dalam kebaikan oleh orang lain. Penjelasan tersebut merujuk pada beberapa hadits Rasulullah SAW.

Dalam hadits yang diriwayatkan Imam al-Suyuthi dalam kitab al-Jami’ al-Shaghir, Rasulullah SAW bersabda:

“Jika telinga salah seorang dari kalian berdengung, maka hendaklah ia mengingatku, bershalawat kepadaku, dan berdoa: semoga Allah membalas orang yang membicarakan kebaikanku dengan kebaikan pula.”

Menurut Kiai Fatihun, hadits tersebut mengajarkan umat Islam agar menjadikan momen telinga berdenging sebagai pengingat untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan mendoakan orang lain yang telah menyebut kebaikan dirinya.

Baca Juga :  Kemenbud miliki program untuk memperkuat ekosistem sastra nasional

Anjuran Bershalawat dan Berdzikir

Hadits serupa juga diriwayatkan oleh Imam al-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir dengan makna yang hampir sama. Dalam riwayat itu, Rasulullah SAW kembali menganjurkan umatnya untuk mengingat beliau dan bershalawat ketika telinga berdenging.

Penjelasan lebih lanjut disampaikan Imam al-Shan’ani dalam kitab al-Tanwir Syarh al-Jami’ al-Shaghir. Ia menyebut bahwa telinga berdenging merupakan isyarat adanya seseorang yang sedang menyebutkan kebaikan kita.

Karena itu, umat Islam dianjurkan membalasnya dengan doa dan shalawat agar memperoleh keberkahan dan pahala dari Allah SWT.

Tanda Kebaikan di Alam Ruh

Sementara itu, Imam al-Munawi dalam kitab al-Taysir bi Syarh al-Jami’ al-Shaghir menjelaskan bahwa telinga berdenging berkaitan dengan kabar baik yang diterima ruh seseorang.

Ia menerangkan bahwa Rasulullah SAW sedang menyebut kebaikan orang tersebut di hadapan para penghuni al-Mala’ al-A’la atau perkumpulan tertinggi di alam ruh.

Baca Juga :  Momen Meghan Markle Joget Seru Jelang Kelahiran Lilibet

Pandangan ini membuat fenomena telinga berdenging tidak sekadar dianggap sebagai kejadian biasa, tetapi juga menjadi pengingat spiritual bagi seorang Muslim untuk semakin dekat kepada Allah SWT.

Momen Mendekatkan Diri kepada Allah

Kiai Fatihun menambahkan, telinga berdenging dapat dijadikan momen untuk memperbanyak dzikir, doa, dan shalawat. Dengan begitu, hati seorang Muslim akan senantiasa terhubung kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Ia menegaskan bahwa hadits mengenai telinga berdenging bukan hanya menjelaskan sebuah fenomena, tetapi juga menjadi ajakan agar umat Islam memperbanyak ibadah dan doa dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, telinga berdenging menurut Islam dapat dimaknai sebagai pertanda baik yang seharusnya disikapi dengan rasa syukur, dzikir, dan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Berita Terkait

Pencarian Jemaah Haji Asal Indonesia Berakhir, Muhammad Firdaus Ditemukan Wafat di Makkah
MUI Jelaskan Alasan Hewan Kurban Jantan Lebih Dianjurkan dalam Islam
Keutamaan Sedekah Subuh, Lengkap dengan Niat, Doa, dan Cara Mengamalkannya dari Rumah
Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail: Awal Mula Ibadah Kurban dan Takbir Idul Adha
Hukum Membunuh Ular dalam Islam, Simak Penjelasan
Sains Ungkap Kemungkinan di Balik Kisah Nabi Musa Membelah Laut Merah
Air yang Lebih Utama dari Zamzam, Mukjizat Nabi Muhammad SAW yang Jarang Diketahui
Kisah Dzulqarnain dalam Al-Qur’an: Pemimpin Bijaksana Penjelajah Timur dan Barat

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:00 WIB

Pencarian Jemaah Haji Asal Indonesia Berakhir, Muhammad Firdaus Ditemukan Wafat di Makkah

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:00 WIB

MUI Jelaskan Alasan Hewan Kurban Jantan Lebih Dianjurkan dalam Islam

Senin, 18 Mei 2026 - 07:00 WIB

Keutamaan Sedekah Subuh, Lengkap dengan Niat, Doa, dan Cara Mengamalkannya dari Rumah

Senin, 18 Mei 2026 - 05:00 WIB

Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail: Awal Mula Ibadah Kurban dan Takbir Idul Adha

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:14 WIB

Hukum Membunuh Ular dalam Islam, Simak Penjelasan

Berita Terbaru