JAMBI, Pribhumi.com — Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil evaluasi terbaru terkait kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Hasilnya menunjukkan tingkat kepercayaan dan kepuasan publik yang tetap tinggi meski dunia tengah diliputi ketegangan geopolitik.
Survei ini dilaksanakan pada 2 hingga 8 Maret 2025 dengan melibatkan 1.220 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka dengan teknik multistage random sampling, serta memiliki margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Peneliti utama Poltracking, Masduri Amwari, mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 75,1 persen. Angka tersebut dinilai sebagai modal politik yang kuat bagi pemerintah dalam menghadapi tekanan global yang berdampak pada berbagai sektor, termasuk ekonomi.
Menurutnya, tingginya kepercayaan ini menunjukkan persepsi publik yang tetap positif meski kondisi global sedang tidak stabil. Ketegangan geopolitik dinilai belum secara signifikan menggerus keyakinan masyarakat terhadap kepemimpinan nasional.
Selain itu, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan juga tercatat tinggi, yakni sebesar 74,1 persen. Capaian ini dinilai cukup signifikan mengingat berbagai tantangan global yang berpotensi memengaruhi ekspektasi masyarakat.
Dalam survei yang sama, kepuasan personal terhadap kinerja Presiden juga diukur. Hasilnya, sebanyak 74,9 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia.
Temuan ini memperlihatkan bahwa stabilitas kepercayaan dan kepuasan publik masih terjaga, sekaligus menjadi indikator kuat bagi keberlanjutan dukungan masyarakat terhadap jalannya pemerintahan saat ini.











