Tol Getaci Sepi Peminat, Pemerintah Alihkan Fokus ke Proyek Bendungan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa proyek jalan tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) hingga kini masih belum berjalan karena minimnya minat investor.

Proyek tol sepanjang 206,65 kilometer tersebut dinilai kurang menarik dari sisi bisnis. Salah satu penyebab utamanya adalah rendahnya proyeksi lalu lintas kendaraan (traffic), sehingga potensi keuntungan bagi investor dianggap tidak memadai.

Dody menjelaskan, dalam kondisi normal, pemerintah biasanya memberikan dukungan konstruksi atau chip in untuk meningkatkan daya tarik proyek. Namun, keterbatasan anggaran membuat langkah tersebut belum dapat dilakukan saat ini.

Baca Juga :  Dapunta Hyang dan Legitimasi Kekuasaan dari Hulu ke Hilir

Sebagai alternatif, pemerintah memilih mengalihkan fokus pada proyek infrastruktur yang dinilai lebih mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya adalah percepatan pembangunan Bendungan Cibeet dan Bendungan Cijurey.

Kedua bendungan tersebut diprioritaskan untuk mengurangi risiko banjir di wilayah Kabupaten Bogor, Karawang, dan Bekasi. Pemerintah menargetkan proyek ini dapat selesai secara bertahap mulai 2027 hingga 2028.

Dody menegaskan bahwa percepatan pembangunan bendungan menjadi langkah strategis untuk mencegah banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Sementara itu, proyek Tol Getaci yang telah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak 2020 masih dalam tahap evaluasi sebelum kembali ditawarkan kepada investor melalui proses lelang ulang.

Baca Juga :  Kisah Haru Kopda Farizal, Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Disambut Tangis dan Kehormatan Terakhir di Kulon Progo

Selain Getaci, proyek tol lain seperti Tol Gilimanuk–Mengwi di Bali juga mengalami kendala serupa. Proyek sepanjang 96,84 kilometer tersebut membutuhkan investasi sekitar Rp 25,4 triliun dan saat ini masih dalam tahap peninjauan ulang.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, menyatakan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan berbagai proyek KPBU, termasuk Getaci dan Gilimanuk–Mengwi, sebelum kembali dilelang.

Berita Terkait

Nuzran Joher Dorong Penguatan Pengawasan BBM Bersubsidi, Ombudsman Gandeng BPH Migas hingga Daerah
Roy Suryo dan dr Tifa Segera Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kasus Dugaan Tudingan Ijazah Palsu Masuk Tahap Penuntutan
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Tahap Pelimpahan ke Kejaksaan
Timwas Haji DPR Apresiasi Transformasi Layanan Haji, Biaya Turun dan Masa Tunggu Berkurang di Era Pemerintahan Prabowo
BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah, Seluruh Dapur Akan Diaudit
Komisi VIII DPR RI Dorong Pemerintah Perketat Pengawasan Konten LGBT di Media Sosial
Nuzran Joher Desak Pembenahan Pengaduan WNA di Kantor Imigrasi Indonesia
Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun di BGN

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 20:22 WIB

Nuzran Joher Dorong Penguatan Pengawasan BBM Bersubsidi, Ombudsman Gandeng BPH Migas hingga Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 07:52 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Segera Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kasus Dugaan Tudingan Ijazah Palsu Masuk Tahap Penuntutan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 03:00 WIB

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Tahap Pelimpahan ke Kejaksaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:00 WIB

Timwas Haji DPR Apresiasi Transformasi Layanan Haji, Biaya Turun dan Masa Tunggu Berkurang di Era Pemerintahan Prabowo

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:00 WIB

BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah, Seluruh Dapur Akan Diaudit

Berita Terbaru