Haji 2026 Dipastikan Aman, Pemerintah RI dan Arab Saudi Jamin Ibadah Tetap Lancar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 dipastikan tetap berlangsung aman dan sesuai jadwal meskipun situasi konflik di kawasan Timur Tengah masih berlanjut. Pemerintah Indonesia bersama Arab Saudi menegaskan bahwa seluruh rangkaian ibadah tetap berada dalam kondisi terkendali.

Kepastian ini disampaikan setelah pertemuan antara Kementerian Haji dan Umrah Indonesia dengan Duta Besar Arab Saudi, Faisal bin Abdullah Alamudi. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menekankan bahwa operasional haji tidak terdampak oleh dinamika geopolitik yang terjadi di kawasan.

Pemerintah Arab Saudi memastikan bahwa kondisi keamanan tetap stabil, sehingga jemaah dari berbagai negara dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk. Situasi konflik yang terjadi disebut tidak memiliki pengaruh langsung terhadap penyelenggaraan haji tahun ini.

Baca Juga :  Posisi Tidur Bisa Picu Kerutan Wajah? Simak Fakta Sleep Wrinkles dan Cara Mencegahnya

Di sisi lain, pemerintah Indonesia mengungkapkan bahwa persiapan haji 2026 hampir sepenuhnya rampung. Berbagai kebutuhan jemaah telah disiapkan secara menyeluruh, mulai dari pengurusan visa, penyediaan akomodasi, hingga layanan konsumsi selama di Tanah Suci.

Dengan kesiapan yang sudah mencapai tahap akhir, pemerintah optimistis proses pemberangkatan jemaah akan berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Speedboat Wisata Alami Kecelakaan di Danau Kerinci, Kemudi Patah Picu Insiden

Jadwal dan Skema Keberangkatan

Pemerintah menjadwalkan jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama mulai memasuki asrama haji pada 21 Mei 2026. Selanjutnya, keberangkatan menuju Arab Saudi akan dimulai pada 22 Mei 2026.

Untuk jemaah haji reguler, sebagian besar akan menggunakan penerbangan langsung guna meningkatkan kenyamanan serta efisiensi perjalanan. Sementara itu, bagi jemaah haji khusus, masih terdapat beberapa skema penerbangan transit.

Pemerintah pun telah mengimbau penyelenggara haji khusus agar mengupayakan lebih banyak penerbangan langsung, sehingga pelayanan terhadap jemaah dapat semakin optimal.

Berita Terkait

Ombudsman Soroti Kepastian Layanan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta di Tengah Gangguan Abu Vulkanik
Sisa Kuota Internet Tak Boleh Lagi Hangus, Kemkomdigi Wajibkan Operator Beri Pilihan kepada Pelanggan
Ombudsman RI Ungkap Kinerja Pengawasan Pelayanan Publik dalam RDP Perdana Bersama Komisi II DPR RI
Putra Kerinci Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI Periode 2026–2031
Nuzran Joher Dorong Penguatan Pengawasan BBM Bersubsidi, Ombudsman Gandeng BPH Migas hingga Daerah
Roy Suryo dan dr Tifa Segera Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kasus Dugaan Tudingan Ijazah Palsu Masuk Tahap Penuntutan
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Tahap Pelimpahan ke Kejaksaan
Timwas Haji DPR Apresiasi Transformasi Layanan Haji, Biaya Turun dan Masa Tunggu Berkurang di Era Pemerintahan Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:51 WIB

Ombudsman Soroti Kepastian Layanan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta di Tengah Gangguan Abu Vulkanik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Sisa Kuota Internet Tak Boleh Lagi Hangus, Kemkomdigi Wajibkan Operator Beri Pilihan kepada Pelanggan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Ombudsman RI Ungkap Kinerja Pengawasan Pelayanan Publik dalam RDP Perdana Bersama Komisi II DPR RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Putra Kerinci Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI Periode 2026–2031

Senin, 13 Juli 2026 - 20:22 WIB

Nuzran Joher Dorong Penguatan Pengawasan BBM Bersubsidi, Ombudsman Gandeng BPH Migas hingga Daerah

Berita Terbaru