Jakarta, Pribhumi.com – Masjid Nabawi dikenal sebagai salah satu masjid paling megah di dunia. Selain memiliki desain yang indah, masjid ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur teknologi modern yang membuat jemaah tetap nyaman saat beribadah, meskipun berada di wilayah gurun dengan suhu tinggi.
Berbagai inovasi tersebut dirancang khusus untuk mendukung kekhusyukan ibadah para pengunjung. Berikut beberapa keunikan arsitektur Masjid Nabawi yang kerap disebut “ajaib”.
1. Lantai Tetap Sejuk di Tengah Terik Matahari
Salah satu keunggulan Masjid Nabawi terletak pada lantainya yang tetap terasa dingin meski cuaca sangat panas. Hal ini berkat penggunaan marmer khusus dari Pulau Thassos di Yunani.
Material ini memiliki kemampuan menyerap panas yang sangat rendah, sehingga permukaannya tetap sejuk. Dengan begitu, jemaah dapat berjalan tanpa alas kaki dengan nyaman, bahkan saat suhu udara sedang tinggi.
2. Payung Raksasa yang Terbuka Otomatis
Di area pelataran, terdapat ratusan payung raksasa yang berfungsi melindungi jemaah dari sengatan matahari. Payung-payung ini dapat membuka dan menutup secara otomatis dalam waktu singkat.
Tercatat sekitar 250 unit payung berdiri di halaman masjid dan mampu menaungi area yang sangat luas. Setiap payung memiliki ukuran besar dengan tinggi mencapai sekitar 15 meter. Biasanya, payung mulai terbuka di pagi hari dan kembali menutup menjelang sore.
3. Kubah Geser Berteknologi Modern
Masjid Nabawi juga memiliki 27 kubah yang dapat digeser secara otomatis. Sistem ini dikenal sebagai sliding dome, yang memungkinkan kubah membuka dan menutup sesuai kebutuhan.
Struktur kubah dibuat dari bahan baja dan komposit canggih yang juga digunakan dalam industri penerbangan. Fitur ini membantu sirkulasi udara dan pencahayaan alami, sehingga suhu di dalam masjid tetap nyaman sepanjang hari.
Keunggulan arsitektur ini menjadikan Masjid Nabawi tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga contoh perpaduan sempurna antara keindahan dan teknologi. Inovasi tersebut membuat jemaah semakin betah dan khusyuk dalam beribadah.











