Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Emas Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Kenaikan tajam harga emas terjadi di pasar global setelah memanasnya situasi geopolitik menyusul serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Ketidakpastian global yang meningkat mendorong investor beralih ke aset safe haven, termasuk emas.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga emas dunia melonjak hingga menyentuh level US$ 5.278 per troy ons, menguat sekitar 1,80% dalam sehari. Dalam sepekan terakhir, kenaikan bahkan tercatat mencapai 3,12%, menjadi penguatan tertinggi selama periode tersebut.

Baca Juga :  Bakesbangpol Kerinci Beri Penghargaan kepada Media Andalas Group atas Kontribusi Informasi Berkualitas

Sebelumnya, pada 21 Februari, harga emas masih berada di kisaran US$ 5.108 per troy ons, sebelum naik menjadi US$ 5.244 per troy ons pada 24 Februari, dan terus melanjutkan tren penguatan hingga akhir pekan.

Dampak gejolak global ini juga terasa di pasar dalam negeri. Harga emas batangan Antam 24 karat ikut mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp 40.000 per gram, sehingga kini berada di level Rp 3.085.000 per gram. Dalam sepekan, harga emas domestik telah naik dari posisi Rp 3.012.000 per gram.

Baca Juga :  Pemerintah Beri Keringanan Pembelian BBM di Aceh, Sumut, dan Sumbar Selama Masa Tanggap Darurat

Situasi ini dipicu oleh operasi militer yang dikonfirmasi langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melalui pernyataan resmi di platform Truth Social. Ia menyebut langkah tersebut dilakukan untuk melindungi kepentingan dan keamanan rakyat Amerika dari ancaman yang dianggap nyata.

Pernyataan tersebut semakin memperkuat kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas, sehingga mendorong permintaan terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai.

Berita Terkait

IRGC Ancam Serangan Balasan Terbesar Usai Wafatnya Ali Khamenei
Golkar Respons Kritik PDIP soal Sumber Dana MBG
KPK Dalami Dugaan Setoran Pengisian Perangkat Desa
Prabowo Lanjutkan Lawatan ke Abu Dhabi
Mahasiswa di Iran Gelar Demonstrasi Besar, Bentrok dengan Pendukung Pemerintah
Kim Jong Un Kukuhkan Kekuasaan, Kembali Pimpin Partai Buruh Korea Utara
Kesepakatan Dagang Indonesia–Amerika Serikat: Produk AS Dibebaskan dari Kewajiban Label Halal Tertentu
Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Non-Blok dan Perkuat Kemitraan Strategis dengan Amerika Serikat

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:00 WIB

IRGC Ancam Serangan Balasan Terbesar Usai Wafatnya Ali Khamenei

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:00 WIB

Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Emas Dunia

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:00 WIB

Golkar Respons Kritik PDIP soal Sumber Dana MBG

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

KPK Dalami Dugaan Setoran Pengisian Perangkat Desa

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:00 WIB

Prabowo Lanjutkan Lawatan ke Abu Dhabi

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

MK Ubah Pasal Perintangan Penyidikan Korupsi karena Dinilai Multitafsir

Selasa, 3 Mar 2026 - 11:00 WIB

Kesehatan

Ini 8 Pantangan Makanan bagi Pengidap Asam Lambung

Selasa, 3 Mar 2026 - 09:00 WIB

Tips dan informasi

Ini 4 Cara Cegah Kantuk saat Kerja di Bulan Puasa

Selasa, 3 Mar 2026 - 07:00 WIB

Hukum dan Kriminal

Bareskrim Polri Tangkap 2 Penyuplai Sabu Sindikat Ko Erwin

Senin, 2 Mar 2026 - 23:00 WIB

Tips dan informasi

Puasa Terasa Menguras Energi? Ini Pola Makan yang Perlu Diperbaiki

Senin, 2 Mar 2026 - 21:00 WIB