Medan, Pribhumi.com – Musim mudik dan libur Lebaran identik dengan lonjakan harga tiket pesawat. Tingginya permintaan membuat tarif penerbangan naik drastis, sehingga calon penumpang perlu strategi khusus agar tetap bisa bepergian tanpa menguras tabungan.
Salah satu langkah paling efektif adalah memesan tiket jauh sebelum tanggal keberangkatan. Idealnya, pembelian dilakukan satu hingga dua bulan sebelumnya agar peluang mendapatkan harga lebih rendah semakin besar. Semakin mendekati hari H, harga biasanya ikut melonjak karena kursi pesawat semakin terbatas.
Calon penumpang juga disarankan rutin memantau promo dari maskapai maupun aplikasi perjalanan. Banyak penawaran diskon diumumkan melalui email, aplikasi resmi, atau notifikasi khusus. Mengaktifkan pemberitahuan harga dapat membantu mengetahui kapan tarif turun.
Waktu pemesanan pun berpengaruh. Beberapa pengalaman menunjukkan bahwa pembelian pada hari kerja, seperti Selasa atau Rabu, cenderung menawarkan harga yang lebih kompetitif dibanding akhir pekan ketika permintaan meningkat.
Selain itu, jangan terpaku pada satu platform pemesanan. Bandingkan harga dari beberapa aplikasi atau situs resmi maskapai. Terkadang terdapat perbedaan harga karena promo bank, kode voucher, atau kerja sama tertentu.
Membeli tiket pulang-pergi dalam satu transaksi juga bisa menjadi pilihan hemat. Maskapai kerap menawarkan paket harga yang lebih rendah untuk pembelian sekaligus dibanding memesan secara terpisah.
Tidak ada salahnya pula mempertimbangkan maskapai berbeda untuk rute pergi dan pulang. Fleksibilitas ini memberi peluang mendapatkan kombinasi harga yang lebih murah.
Bagi penumpang yang tidak membutuhkan banyak fasilitas tambahan, memilih maskapai berbiaya rendah atau Low Cost Carrier (LCC) dapat menjadi solusi. Namun, pastikan memperhatikan aturan bagasi agar tidak terkena biaya tambahan di bandara.
Saat mencari tiket secara online, penggunaan mode penyamaran (incognito) di peramban juga bisa membantu menghindari kenaikan harga akibat pelacakan pencarian berulang.
Terakhir, pilih jam penerbangan yang kurang diminati, seperti tengah malam atau dini hari. Waktu tersebut umumnya menawarkan tarif yang lebih terjangkau dibanding jam favorit seperti pagi atau sore hari.
Dengan perencanaan matang dan riset yang cermat, perjalanan mudik atau liburan Lebaran tetap bisa dilakukan tanpa membebani keuangan.











