Sanksi 5 Tahun di Bupati Cup Kerinci Picu Polemik, Publik Desak PSSI Turun Tangan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com Polemik menyelimuti pelaksanaan Turnamen Bupati Cup Kerinci 2025 setelah keputusan panitia yang dinilai berlebihan terkait pemberian sanksi kepada PS Semurup beserta pemain, official, dan manajernya. Sebuah keputusan tertulis panitia menyebutkan bahwa beberapa personel PS Semurup dijatuhi larangan mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan PSSI selama lima tahun, memicu reaksi keras dari kalangan sepak bola lokal maupun publik.

Dalam selebaran yang beredar di media sosial, sejumlah suara protes muncul dengan nada kecewa, menyebut langkah panitia telah melampaui kewenangan. Publik mempertanyakan dasar hukuman yang dinilai tidak sebanding dengan kapasitas panitia yang hanya bertanggung jawab pada pelaksanaan turnamen, bukan organisasi yang menaungi sepak bola nasional.

Ungkapan protes yang disampaikan Ant Black (Hitam Putih) “Panitia menghukum pemain, official, dan manager 5 tahun tidak boleh ikut kegiatan PSSI. Wewenang anda cuma turnamen itu saja, emangnya panitia lebih tinggi dari PSSI?” mencerminkan kekecewaan para pencinta sepak bola daerah terhadap keputusan tersebut.

Bahkan sejumlah pihak menyerukan agar PSSI turun tangan mengambil langkah tegas. Seruan seperti “PSSI harus melarang seluruh panitia ikut kegiatan PSSI seumur hidup” menggambarkan betapa tingginya ketegangan yang muncul akibat kontroversi ini.

Baca Juga :  Pembalap Awhin Sanjaya Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Fatal di Final Sumatera Cup Prix 2025

PS Semurup sendiri sebelumnya telah menyatakan mundur dari turnamen karena menilai sejumlah keputusan panitia tidak adil. Mundurnya klub ini kemudian diikuti keluarnya surat keputusan panitia yang berisi disqualifikasi dan pelarangan yang memperkeruh suasana.

Hingga kini, publik masih menunggu respons resmi dari Asprov PSSI Jambi maupun PSSI pusat untuk memastikan apakah keputusan panitia sesuai dengan regulasi, atau justru perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya Baca disini,  PS Semurup mengambil langkah tegas dengan menyatakan pengunduran diri secara resmi dari seluruh rangkaian kegiatan Bupati Cup Kerinci 2025, terutama terkait pertandingan babak 8 besar yang dijadwalkan pada 4 Desember 2025.

Keputusan tersebut dituangkan dalam Surat Pengunduran Diri Resmi Nomor: 2/PS-Semurup/12/2025, yang ditandatangani langsung oleh Ketua dan Sekretaris Manajemen PS Semurup.

Dalam surat tersebut, manajemen memaparkan lima alasan utama yang membuat klub mustahil melanjutkan partisipasi dalam turnamen:

1. Dugaan Ketidakadilan Panitia

Manajemen PS Semurup menilai seluruh kesalahan dalam dinamika pertandingan diarahkan sepenuhnya kepada pihak klub, tanpa adanya pertimbangan objektif terhadap kelalaian panitia baik dalam aspek administrasi maupun teknis pertandingan.

2. Menolak Keputusan Pertandingan Ulang

PS Semurup tidak menerima keputusan pertandingan ulang yang dinilai bertentangan dengan Laws of the Game FIFA. Klub menegaskan bahwa meskipun panitia memiliki regulasi internal, aturan tersebut tidak boleh melampaui ketentuan FIFA.

Baca Juga :  Dibantai Manchester City 1-10, Pelatih Exeter City Jadi Sasaran Amarah Suporter

3. Faktor Keselamatan Pemain dan Suporter

Pertandingan ulang dinilai berpotensi memicu konflik lebih besar dan mengganggu stabilitas jalannya turnamen. Manajemen menilai keputusan panitia tidak mempertimbangkan keamanan pemain, suporter, dan official tim.

4. Fokus Menuju Liga 4 Asprov PSSI Jambi

PS Semurup saat ini tengah dalam proses menjadi peserta resmi Liga 4 Asprov PSSI Jambi. Karena itu, klub tidak diperbolehkan mengikuti turnamen yang tidak termasuk agenda resmi PSSI.

5. Menjaga Reputasi Bupati Cup dan Kabupaten Kerinci

Klub memilih mundur demi menjaga nama baik turnamen Bupati Cup dan reputasi Kabupaten Kerinci, sekaligus menolak seluruh hasil keputusan terkait laga babak 8 besar yang dianggap tidak sesuai prinsip fair play.

Dalam penutup surat tersebut, PS Semurup menegaskan bahwa mereka tidak lagi melanjutkan partisipasi dalam seluruh rangkaian Bupati Cup Kerinci 2025, sekaligus mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan perhatian semua pihak.

Surat resmi itu ditandatangani pada 4 Desember 2025 oleh:

Ketua: Erltoni, S.AP

Sekretaris: Juanda Rizki Pratama, I.S.IP

Berita Terkait

Kemenpora Resmi Gelar Seleksi Terbuka Deputi Industri Olahraga, Dibuka untuk ASN dan Profesional
Rossi Akhirnya Tiba di Mandalika, Jajal Sirkuit Pakai Mobil Sebelum Turun ke Trek Motor
Dipermalukan Tuan Rumah, Kapten Futsal Korea Selatan Akui Keunggulan Indonesia di Depan Shin Tae-yong  
Ronaldo Bersiap Gantung Sepatu 2027, Arab Saudi Siapkan Peran Baru untuk CR7
PS Kerinci Tersingkir dari Gubernur Cup Jambi 2026 Usai Dibantai PS Merangin 3-0
Dibantai Manchester City 1-10, Pelatih Exeter City Jadi Sasaran Amarah Suporter
Qarrar Firhand Siap Jalani Debut di British Formula 4 2026, Tandai Transisi ke Balap Formula
Ketum PASI Jambi Bangga atas Medali Emas Violin Intan Puspita di SEA Games Thailand 2025

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 21:00 WIB

Kemenpora Resmi Gelar Seleksi Terbuka Deputi Industri Olahraga, Dibuka untuk ASN dan Profesional

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:00 WIB

Rossi Akhirnya Tiba di Mandalika, Jajal Sirkuit Pakai Mobil Sebelum Turun ke Trek Motor

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:19 WIB

Dipermalukan Tuan Rumah, Kapten Futsal Korea Selatan Akui Keunggulan Indonesia di Depan Shin Tae-yong  

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:00 WIB

Ronaldo Bersiap Gantung Sepatu 2027, Arab Saudi Siapkan Peran Baru untuk CR7

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:47 WIB

PS Kerinci Tersingkir dari Gubernur Cup Jambi 2026 Usai Dibantai PS Merangin 3-0

Berita Terbaru

Nasional

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

Sabtu, 14 Feb 2026 - 08:45 WIB

Budaya dan Religi

Ramadhan 1447 H Semakin Dekat, Ini Perkiraan Awal Puasa

Jumat, 13 Feb 2026 - 11:28 WIB

Sumbar

Asmadi Hilang Terseret Arus, SAR Tutup Operasi Lapangan

Selasa, 10 Feb 2026 - 17:09 WIB

Sosial

Monadi Soal Danau Kerinci

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:39 WIB