Pendaki Tersambar Petir di Gunung Monrolo Maros, Satu Orang Meninggal Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maros, Pribhumi.com – Insiden tragis terjadi di puncak Gunung Monrolo, Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Lima pendaki dilaporkan tersambar petir saat berada di kawasan puncak gunung, Minggu (24/5/2026) sore. Dalam kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia sementara empat lainnya selamat.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muh. Arif Anwar menjelaskan, laporan pertama diterima pihaknya sekitar pukul 20.28 Wita. Tim SAR kemudian segera diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Korban meninggal diketahui bernama Fauzan (25), warga Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros. Sementara empat pendaki lainnya berhasil selamat meski mengalami syok akibat sambaran petir tersebut.

Baca Juga :  Banjir Bandang Landa Banawa dan Rio Pakava Donggala, Puluhan Desa Terdampak

Menurut Arif, peristiwa bermula saat rombongan pendaki berada di puncak Gunung Monrolo sekitar pukul 17.20 Wita. Saat itu kondisi cuaca mendadak berubah menjadi hujan disertai petir.

Ketika para pendaki hendak mengambil dokumentasi di area puncak, petir tiba-tiba menyambar dan mengenai rombongan tersebut.

Sebanyak 22 personel Tim SAR Gabungan diterjunkan untuk melakukan evakuasi malam hari. Tim tiba di kaki gunung sekitar pukul 23.30 Wita sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi korban.

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena medan Gunung Monrolo yang terjal, curam dan dipenuhi bebatuan. Di beberapa titik, tim penyelamat bahkan harus menggunakan tali untuk bisa melintasi jalur pendakian.

Baca Juga :  Kenali Gejala Gangguan Jiwa Sejak Dini, Jangan Abaikan Perubahan Emosi dan Perilaku

Setelah menempuh perjalanan berat selama beberapa jam, tim SAR akhirnya berhasil mencapai lokasi korban di puncak gunung pada Senin (25/5/2026) pukul 05.50 Wita.

Jenazah korban kemudian dievakuasi turun dari gunung dan tiba di kaki gunung sekitar pukul 09.20 Wita. Selanjutnya korban dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Tompobulu.

Usai seluruh korban berhasil dievakuasi, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 09.26 Wita dan seluruh personel kembali ke instansi masing-masing.

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Kanit Polres Dipecat Usai Terbukti Timbun Solar Subsidi
Gempa M 7,6 Guncang Bitung, 1 Warga Meninggal dan Tsunami Terdeteksi
Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Makassar Gelar Salat Idul Fitri 1447 H Lebih Awal
Bayi 9 Bulan Alami Luka di Tangan Usai Perawatan, RSIA di Makassar Beri Penjelasan
Lima Oknum TNI AL Diamankan POM AL Usai Dugaan Penganiayaan Warga di Melonguane
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Bulusaraung, Operasi SAR Resmi Ditutup
Update Pencarian Pesawat ATR 42-500, Dua Korban Kecelakaan Pesawat Ditemukan
Satu Jasad Korban Pesawat ATR IAT Ditemukan di Jurang Gunung Bulusaraung Maros

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:00 WIB

Kanit Polres Dipecat Usai Terbukti Timbun Solar Subsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 03:00 WIB

Pendaki Tersambar Petir di Gunung Monrolo Maros, Satu Orang Meninggal Dunia

Kamis, 2 April 2026 - 08:30 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, 1 Warga Meninggal dan Tsunami Terdeteksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:00 WIB

Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Makassar Gelar Salat Idul Fitri 1447 H Lebih Awal

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:00 WIB

Bayi 9 Bulan Alami Luka di Tangan Usai Perawatan, RSIA di Makassar Beri Penjelasan

Berita Terbaru

Jambi

Progres Tol Palembang–Jambi Tembus 82 Persen

Senin, 1 Jun 2026 - 03:00 WIB

Tips dan informasi

5 Warna Cat Rumah yang Bikin Suasana Lebih Bahagia dan Nyaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB