Ombudsman Jambi Bentuk Posko Khusus Pengaduan SPMB 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 agar berlangsung secara transparan, adil, dan berintegritas.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Selasa (3/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), panitia SPMB SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Jambi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Abdul Rokhim, menegaskan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan SPMB menjadi perhatian khusus Ombudsman setiap tahun karena berkaitan langsung dengan hak masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak.

“Pelaksanaan SPMB selalu menjadi fokus pengawasan Ombudsman. Program ini menyangkut akses pendidikan masyarakat dan merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar warga negara yang harus dijalankan secara adil dan bebas dari praktik maladministrasi,” ujar Rokhim.

Baca Juga :  Liburan ke Jepang Kian Menguras Kantong, Visa dan Pajak Turis Naik Tajam

Ia juga mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan Provinsi Jambi yang terus mengembangkan sistem penerimaan peserta didik berbasis digital, khususnya di Kota Jambi. Menurutnya, digitalisasi proses pendaftaran dapat meningkatkan transparansi sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Sebagai bentuk pengawasan aktif, Ombudsman Jambi membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang menemukan dugaan maladministrasi selama proses SPMB berlangsung. Seluruh laporan yang masuk akan ditangani melalui mekanisme Reaksi Cepat Ombudsman (RCO).

“Melalui sistem RCO, laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secepat mungkin. Targetnya, pengaduan yang masuk dapat diselesaikan pada hari yang sama sehingga tidak menghambat proses penerimaan siswa,” jelasnya.

Untuk mendukung efektivitas mekanisme tersebut, Ombudsman juga mendorong terjalinnya koordinasi yang intensif antara Dinas Pendidikan, panitia sekolah, dan pihak terkait lainnya. Rencananya akan dibentuk focal point khusus yang bertugas mempercepat penanganan berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan SPMB.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M Umar MY, menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 akan mulai dibuka pada 8 Juni 2026. Tahap awal akan diawali dengan jalur afirmasi dan jalur mutasi.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Lintas Sumatera Sarolangun, Anggota DPRD Merangin Meninggal Dunia

Menurut Umar, jalur afirmasi menjadi salah satu instrumen penting pemerintah untuk memberikan akses pendidikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu maupun mereka yang berisiko putus sekolah.

“Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen memastikan tidak ada anak usia sekolah yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan. Jalur afirmasi menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan tersebut,” katanya.

Ia berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan lancar dan menjadi pintu masuk bagi generasi muda Jambi untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Dukungan seluruh pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat luas, dinilai penting untuk menyukseskan proses penerimaan peserta didik baru tersebut.

Dengan pengawasan Ombudsman dan dukungan sistem digital yang semakin berkembang, pelaksanaan SPMB 2026/2027 di Provinsi Jambi diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sumber Berita: Ombudsman Jambi

Berita Terkait

Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen
Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah
Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027
Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang
Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan
ISPU Muaro Jambi Capai 228, Warga Diminta Waspadai Dampak Polusi Udara
Mahasiswa ITB Asal Jambi Meninggal di Cianjur Saat Ikuti Ultra Marathon 2026
Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026, Polda Jambi Tetapkan Dua Personel Dipecat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan

Berita Terbaru