BMKG Peringatkan Masyarakat Waspadai Potensi Angin Kencang dan Hujan Petir

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com  – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang, hujan berpetir, gelombang laut tinggi, hingga banjir rob pada sejumlah daerah pada Rabu.

Prakirawati BMKG Raeni Chindi dalam siaran daring yang diikuti di Jakarta, Rabu, menyampaikan potensi banjir rob dapat terjadi di pesisir Kepulauan Riau (Kepri), Lampung, Jawa Timur, Kalimantan Utara, dan Maluku.

Selain itu, lanjut dia, hujan berintensitas ringan diprakirakan mengguyur Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.

Hujan sedang berpotensi di Denpasar, Pontianak, Palangka Raya, Samarinda, Mamuju, Palu, Ambon, Manokwari, Jayawijaya, Merauke, dan Jayapura, dan Pangkal Pinang. Sementara hujan lebat disertai petir diprakirakan terjadi di Bengkulu dan Pangkal Pinang.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Perintahkan TNI-POLRI Tutup 1000 Titik Tambang Timah ilegal

BMKG juga memperingatkan cuaca berawan tebal hingga berkabut di Kupang, Mataram, Gorontalo, Manado, Kendari, Makassar, dan Sorong, dengan suhu berkisar 25–32 derajat Celcius.

Raeni menjelaskan kondisi atmosfer dipengaruhi oleh bibit Siklon Tropis 93W yang terpantau di Samudera Hindia barat Bengkulu dengan kecepatan angin maksimum 35 kilometer per jam.

Fenomena itu membentuk konvergensi dan situasi siklonik dari Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Jambi, Riau, Kalimantan Tengah ke Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan ke Sulawesi Tengah.

Baca Juga :  Kejaksaan Dinilai Makin Berani Bongkar Korupsi Besar di Era Presiden Prabowo

Meski potensi tumbuh menjadi Siklon Tropis dalam kategori rendah dalam 24 jam ke depan, keberadaan bibit siklon tersebut dinilai mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan sekaligus mempercepat angin permukaan.

Selain itu, kata dia, bibit siklon juga berpotensi memicu gelombang laut dengan ketinggian 1,25 – 2,5 meter di perairan Kepulauan Mentawai Sumatera Barat dan perairan barat Bengkulu.

Selanjutnya untuk gelombang lebih tinggi 2,5- 4 meter berpotensi terjadi di perairan Pulau Enggano, perairan barat Lampung, Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa, serta Samudera Hindia selatan Jawa.

Sumber Berita: ANTARA

Berita Terkait

Magang Nasional 2026 Batch 3 Segera Dibuka, Simak Jadwal Pendaftaran hingga Pengumuman Seleksi
IHSG Anjlok 1,22%, MBSS Dapat Kontrak Rp6 Triliun dan BUMI Ekspansi ke Australia
BMKG Petakan Wilayah Berisiko Kekeringan hingga Akhir Oktober 2026, Ini Daftar Daerahnya
Pemerintah Garap 500 Ribu Hektare Rawa Mineral untuk Perluasan Sawah Nasional
Megaproyek IKN Berlanjut, Kompleks Legislatif dan Yudikatif Masih Dibangun
PDIP Buka Peluang Diskusi dengan PKS soal Polemik Ijazah Gibran
90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Disebut Tak Sesuai Klaim, Pemerintah Siapkan Penindakan
Harga Minyak Dunia Meningkat, Pemerintah Pastikan Pertalite Tak Naik

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:36 WIB

Magang Nasional 2026 Batch 3 Segera Dibuka, Simak Jadwal Pendaftaran hingga Pengumuman Seleksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:25 WIB

IHSG Anjlok 1,22%, MBSS Dapat Kontrak Rp6 Triliun dan BUMI Ekspansi ke Australia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:20 WIB

BMKG Petakan Wilayah Berisiko Kekeringan hingga Akhir Oktober 2026, Ini Daftar Daerahnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Pemerintah Garap 500 Ribu Hektare Rawa Mineral untuk Perluasan Sawah Nasional

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Megaproyek IKN Berlanjut, Kompleks Legislatif dan Yudikatif Masih Dibangun

Berita Terbaru