Bappenas Ungkap 8 Klaster Prioritas Nasional RKP 2027, Target Ekonomi Tumbuh 8 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Pemerintah mulai mematangkan arah pembangunan nasional untuk tahun 2027 melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mengungkapkan terdapat delapan klaster utama Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) yang akan menjadi fokus pembangunan.

Menurut Rachmat, delapan klaster tersebut mencakup sekitar 60 program prioritas yang disusun untuk memperkuat kemandirian nasional di berbagai sektor strategis. Fokus program meliputi ketahanan pangan, energi dan air, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur dan perumahan, penguatan ekonomi desa, hingga pengurangan angka kemiskinan.

Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) RKP 2027 yang digelar di Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2026).

Pemerintah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional meningkat secara bertahap hingga mencapai 8 persen pada tahun 2029. Target tersebut diproyeksikan dimulai dari pertumbuhan 6,3 persen pada 2026, naik menjadi 7,5 persen pada 2027, dan 7,7 persen di 2028.

Delapan Klaster Prioritas Nasional RKP 2027

1. Kedaulatan Pangan

Pemerintah menyiapkan berbagai program untuk memperkuat sektor pangan dan perikanan nasional. Program tersebut antara lain pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih, pengadaan ribuan kapal ikan modern, pengembangan budidaya ikan darat, revitalisasi tambak di Pantai Utara Jawa, hingga pengembangan kawasan perkebunan strategis seperti sawit, kopi, tebu, kakao, dan rempah-rempah.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Luncurkan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia

Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan produksi daging, susu, dan telur guna mendukung ketahanan pangan nasional.

2. Kemandirian Energi dan Air

Dalam sektor energi, pemerintah menargetkan percepatan transisi energi melalui program Biodiesel 50 (B50), Bioetanol 20 (E20), pembangunan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 100 GW, hingga konversi enam juta motor berbahan bakar minyak menjadi motor listrik.

Pemerintah juga berencana membangun jaringan gas kota untuk satu juta sambungan rumah, meningkatkan lifting migas nasional, membuka eksplorasi blok migas baru, serta melakukan elektrifikasi terhadap 10 ribu desa di seluruh Indonesia.

3. Pendidikan

Sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama melalui program makan bergizi gratis bagi siswa, revitalisasi sekolah dan madrasah, bantuan perlengkapan sekolah, hingga digitalisasi pendidikan dengan dua juta papan interaktif digital.

Pemerintah juga akan membangun Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, universitas berbasis STEMM, serta mendorong 500 ribu lulusan SMK agar mampu bersaing di pasar global. Kesejahteraan guru juga menjadi perhatian melalui penyaluran tunjangan secara langsung.

4. Kesehatan

Di bidang kesehatan, pemerintah menargetkan program makan bergizi untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Selain itu, sebanyak 66 rumah sakit akan ditingkatkan fasilitasnya dan pemeriksaan kesehatan gratis akan diperluas.

Program penanggulangan tuberkulosis juga menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Ramadhan 1447 H Semakin Dekat, Ini Perkiraan Awal Puasa

5. Hilirisasi dan Industrialisasi

Pemerintah akan mempercepat hilirisasi industri strategis melalui 18 proyek utama. Selain itu, pengembangan mobil nasional, motor nasional, industri kedirgantaraan, hingga industri semikonduktor juga masuk dalam agenda prioritas nasional.

6. Infrastruktur, Perumahan, dan Ketahanan Bencana

Pembangunan infrastruktur tetap menjadi fokus melalui proyek Giant Sea Wall, rehabilitasi wilayah pascabencana di Sumatera, program penghijauan dan pengelolaan sampah, serta pembangunan tiga juta rumah yang terdiri dari rumah baru dan renovasi.

Pengembangan jaringan kereta api nasional juga menjadi bagian dari strategi peningkatan konektivitas nasional.

7. Ekonomi Kerakyatan dan Desa

Pemerintah menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta percepatan pembangunan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa.

8. Penurunan Kemiskinan

Dalam upaya menekan angka kemiskinan, pemerintah menyiapkan program bantuan sosial terintegrasi melalui PRO-KESRA. Program tersebut juga diarahkan untuk membantu 10 juta masyarakat yang bekerja dan berusaha agar memiliki penghasilan yang lebih stabil.

Selain delapan klaster utama tersebut, pemerintah turut memperkuat sektor pertahanan dan keamanan, tata kelola pemerintahan, digitalisasi nasional, hingga diplomasi ekonomi. Program pendukung lain mencakup pemberantasan judi online, penanganan narkoba, pengembangan pusat data nasional, dan pemberantasan penyelundupan.

 

Berita Terkait

Nuzran Joher Dorong Penguatan Pengawasan BBM Bersubsidi, Ombudsman Gandeng BPH Migas hingga Daerah
Roy Suryo dan dr Tifa Segera Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kasus Dugaan Tudingan Ijazah Palsu Masuk Tahap Penuntutan
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Tahap Pelimpahan ke Kejaksaan
Timwas Haji DPR Apresiasi Transformasi Layanan Haji, Biaya Turun dan Masa Tunggu Berkurang di Era Pemerintahan Prabowo
BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah, Seluruh Dapur Akan Diaudit
Komisi VIII DPR RI Dorong Pemerintah Perketat Pengawasan Konten LGBT di Media Sosial
Nuzran Joher Desak Pembenahan Pengaduan WNA di Kantor Imigrasi Indonesia
Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun di BGN

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 20:22 WIB

Nuzran Joher Dorong Penguatan Pengawasan BBM Bersubsidi, Ombudsman Gandeng BPH Migas hingga Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 07:52 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Segera Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kasus Dugaan Tudingan Ijazah Palsu Masuk Tahap Penuntutan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 03:00 WIB

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Tahap Pelimpahan ke Kejaksaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:00 WIB

Timwas Haji DPR Apresiasi Transformasi Layanan Haji, Biaya Turun dan Masa Tunggu Berkurang di Era Pemerintahan Prabowo

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:00 WIB

BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah, Seluruh Dapur Akan Diaudit

Berita Terbaru