Pimpinan MPR RI: Kepedulian Masyarakat Terhadap Kearifan Lokal Modal Sosial Wujudkan Pelestarian Peninggalan Bersejarah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – kepedulian masyarakat terhadap kearifan lokal merupakan modal sosial bagi upaya mewujudkan langkah-langkah pelestarian berkelanjutan terhadap peninggalan bersejarah

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan kepedulian masyarakat terhadap kearifan lokal merupakan modal sosial bagi upaya mewujudkan langkah-langkah pelestarian berkelanjutan terhadap peninggalan bersejarah seperti geopark.

“Seringkali upaya pelestarian suatu kawasan terkendala pola pikir masyarakat yang menganggap bila sebuah upaya tidak memberikan manfaat ekonomi secara langsung, maka tidak perlu dilakukan,” kata Lestari dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Hal itu disampaikannya dalam acara Forum Diskusi Aktual Berbangsa dan Bernegara MPR RI dengan tema Mengukuhkan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Melestarikan Geopark Kaldera Toba di Kampus Universitas Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Jumat.

Hal itu disampaikannya dalam acara Forum Diskusi Aktual Berbangsa dan Bernegara MPR RI dengan tema Mengukuhkan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Melestarikan Geopark Kaldera Toba di Kampus Universitas Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Jumat.

Baca Juga :  Keutamaan Sedekah Subuh, Lengkap dengan Niat, Doa, dan Cara Mengamalkannya dari Rumah

Menurut Lestari, kondisi tersebut harus menjadi perhatian semua pihak karena pola pikir masyarakat tersebut seringkali menjadi penghambat upaya konservasi sebuah kawasan.

Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat, kearifan lokal dalam bentuk sistem kekerabatan yang kuat, relasi dengan alam/lingkungan hidup, tradisi dan ritus spiritual, seni dan budaya, aturan dan hukum adat, sejatinya bisa dikedepankan untuk merealisasikan upaya pelestarian.

Ia mengatakan nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku dalam keseharian masyarakat harus bisa diseleraskan oleh para pemangku kepentingan untuk menghasilkan kebijakan yang tepat, dalam mewujudkan upaya pelestarian yang berkelanjutan.

Mewujudkan harmoni lingkungan hidup dengan tatanan sosial, kata Rerie, sesungguhnya dapat dioptimalkan dalam upaya pelestarian, pengembangan, pemajuan dan pemanfaatan Geopark Kaldera Toba untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Melihat Kemeriahan Festival Balon Udara di Wonosobo Saat Libur Lebaran

Karena dalam kearifan lokal masyarakat diajarkan untuk melakukan pelestarian lingkungan dengan cara-cara yang diajarkan secara turun temurun.

Di era modernisasi saat ini upaya menentang nilai-nilai kearifan lokal yang tumbuh sejak masa lalu itu semakin kuat.

Karena itu para pemangku kepentingan harus mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya nilai-nilai kearifan lokal dalam upaya pelestarian suatu kawasan seperti Geopark Kaldera Toba.

Semua pihak terkait, kata Rerie, harus mampu membangun kolaborasi yang kuat agar Geopark Kaldera Toba ini tidak hilang dan tetap lestari, sehingga kehadiran kawasan geologi bersejarah ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya dan juga Indonesia.

Sumber Berita: ANTARA

Berita Terkait

Pencarian Jemaah Haji Asal Indonesia Berakhir, Muhammad Firdaus Ditemukan Wafat di Makkah
MUI Jelaskan Alasan Hewan Kurban Jantan Lebih Dianjurkan dalam Islam
Keutamaan Sedekah Subuh, Lengkap dengan Niat, Doa, dan Cara Mengamalkannya dari Rumah
Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail: Awal Mula Ibadah Kurban dan Takbir Idul Adha
Hukum Membunuh Ular dalam Islam, Simak Penjelasan
Telinga Berdenging Bukan Sekadar Mitos, Ini Penjelasannya dalam Islam
Sains Ungkap Kemungkinan di Balik Kisah Nabi Musa Membelah Laut Merah
Air yang Lebih Utama dari Zamzam, Mukjizat Nabi Muhammad SAW yang Jarang Diketahui

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:00 WIB

Pencarian Jemaah Haji Asal Indonesia Berakhir, Muhammad Firdaus Ditemukan Wafat di Makkah

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:00 WIB

MUI Jelaskan Alasan Hewan Kurban Jantan Lebih Dianjurkan dalam Islam

Senin, 18 Mei 2026 - 07:00 WIB

Keutamaan Sedekah Subuh, Lengkap dengan Niat, Doa, dan Cara Mengamalkannya dari Rumah

Senin, 18 Mei 2026 - 05:00 WIB

Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail: Awal Mula Ibadah Kurban dan Takbir Idul Adha

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:14 WIB

Hukum Membunuh Ular dalam Islam, Simak Penjelasan

Berita Terbaru

Jambi

Progres Tol Palembang–Jambi Tembus 82 Persen

Senin, 1 Jun 2026 - 03:00 WIB