Nuzran Joher Dorong Penguatan Pengawasan BBM Bersubsidi, Ombudsman Gandeng BPH Migas hingga Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Nuzran Joher, menegaskan pentingnya memperkuat tata kelola pengawasan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

Pernyataan tersebut disampaikan Nuzran saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi dalam rangka pengawasan penyaluran BBM bersubsidi, Senin (13/7/2026). Menurutnya, sektor minyak dan gas, khususnya penyaluran BBM dengan skema Public Service Obligation (PSO), memerlukan pengawasan yang ketat karena berpotensi terjadi maladministrasi apabila tidak diawasi secara maksimal.

Nuzran menilai pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan harus terus memperkuat sistem pengawasan agar distribusi BBM subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor yang lebih luas dan terintegrasi.

Baca Juga :  PMHKS-J Kecam keras sikap perusahaan PLTA yang tidak memberikan kejelasan kompensasi

“Ombudsman RI berencana memperkuat kerja sama dengan BPH Migas dengan melibatkan seluruh jaringan perwakilan Ombudsman di berbagai daerah di Indonesia,” ujar Nuzran.

Ia menjelaskan, sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan mulai dari tata kelola hingga proses distribusi BBM bersubsidi di lapangan.

Selain mempererat koordinasi dengan BPH Migas, Ombudsman RI juga akan meningkatkan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyaluran BBM subsidi. Seluruh Perwakilan Ombudsman di 34 provinsi diminta membangun kerja sama teknis untuk memastikan pelayanan publik di sektor energi berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Baca Juga :  fuji kapok kecolongan miliaran rupiah, kini pilih terbuka dengan orang tua

“Kolaborasi yang dijalin dengan memanfaatkan 34 Perwakilan Ombudsman di daerah bersama BPH Migas diharapkan dapat mengoptimalkan pengawasan tata kelola migas sehingga penyaluran BBM bersubsidi benar-benar tepat kepada masyarakat,” tegas Nuzran.

Melalui penguatan pengawasan tersebut, Ombudsman RI berharap potensi penyimpangan dalam distribusi BBM bersubsidi dapat diminimalkan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor energi bagi masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

Roy Suryo dan dr Tifa Segera Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kasus Dugaan Tudingan Ijazah Palsu Masuk Tahap Penuntutan
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Tahap Pelimpahan ke Kejaksaan
Timwas Haji DPR Apresiasi Transformasi Layanan Haji, Biaya Turun dan Masa Tunggu Berkurang di Era Pemerintahan Prabowo
BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah, Seluruh Dapur Akan Diaudit
Komisi VIII DPR RI Dorong Pemerintah Perketat Pengawasan Konten LGBT di Media Sosial
Nuzran Joher Desak Pembenahan Pengaduan WNA di Kantor Imigrasi Indonesia
Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun di BGN
KPK Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Izin Tinggal WNA, Diduga Raup Rp145,5 Miliar dari Praktik Pemerasan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 20:22 WIB

Nuzran Joher Dorong Penguatan Pengawasan BBM Bersubsidi, Ombudsman Gandeng BPH Migas hingga Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 07:52 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Segera Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kasus Dugaan Tudingan Ijazah Palsu Masuk Tahap Penuntutan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 03:00 WIB

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Tahap Pelimpahan ke Kejaksaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:00 WIB

Timwas Haji DPR Apresiasi Transformasi Layanan Haji, Biaya Turun dan Masa Tunggu Berkurang di Era Pemerintahan Prabowo

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:00 WIB

BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah, Seluruh Dapur Akan Diaudit

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB