Jakarta, Pribhumi.com – Perusahaan teknologi energi Type One Energy yang mendapat dukungan dari sejumlah investor teknologi termasuk Bill Gates mengajukan permohonan lisensi awal untuk membangun pembangkit listrik berbasis teknologi fusi nuklir generasi baru.
Pengajuan yang dilakukan pada 29 Januari 2026 tersebut menjadi langkah awal pengembangan proyek Infinity One, sebuah reaktor fusi jenis stellarator yang dirancang untuk menghasilkan energi bersih dengan meniru proses yang terjadi di matahari.
Berbeda dengan reaktor tokamak yang berbentuk seperti donat dan menjadi desain fusi paling dikenal saat ini, stellarator menggunakan konfigurasi kumparan magnet yang kompleks untuk mengendalikan plasma bersuhu ekstrem. Teknologi ini bertujuan mempertahankan plasma pada suhu mendekati 100 juta derajat Celsius agar proses fusi dapat berlangsung stabil.
Dilansir dari Popular Mechanics, para peneliti menilai teknologi stellarator memiliki potensi mengatasi sejumlah kendala stabilitas yang selama ini menjadi tantangan besar pada desain tokamak. Namun, tingkat kerumitan dalam pembuatan dan pengoperasian reaktor menjadi tantangan tersendiri.
Type One Energy sebelumnya telah memilih lokasi bekas Pembangkit Listrik Tenaga Fosil Bull Run di Tennessee sebagai lokasi pengembangan fasilitas uji coba pada 2024. Kini, proyek tersebut memasuki tahap peningkatan desain dan persiapan menuju pembangunan fasilitas fusi masa depan.
CEO Type One Energy, Christofer Mowry, mengatakan kerja sama dengan berbagai pihak sejak awal proyek bertujuan memastikan proses perizinan dan keselamatan dirancang sejak tahap awal pembangunan.
“Kolaborasi ini menjadikan Tennessee sebagai contoh internasional dalam penerapan keselamatan sejak tahap desain serta transparansi dalam proses perizinan mesin fusi,” ujar Mowry.
Dalam rencana pengembangannya, kawasan tersebut tidak hanya akan menjadi lokasi reaktor prototipe Infinity One, tetapi juga pusat pelatihan tenaga kerja serta rencana pembangunan pembangkit fusi Infinity Two berkapasitas 350 megawatt listrik (MWe).
Perusahaan menargetkan Infinity One dapat mulai beroperasi pada 2029. Meski demikian, ambisi menghadirkan pembangkit fusi yang mampu memasok listrik skala jaringan dalam waktu relatif singkat masih mendapat perhatian dan skeptisisme dari sebagian kalangan ilmuwan.
Namun, sejumlah pendiri Type One Energy memiliki pengalaman panjang dalam penelitian stellarator, termasuk keterlibatan dalam proyek Helically Symmetric Experiment (HSX) di University of Wisconsin–Madison serta Wendelstein 7-X Stellarator di Jerman yang dikenal sebagai salah satu fasilitas stellarator terbesar di dunia.
Pemanfaatan kembali lokasi pembangkit fosil lama juga menjadi bagian dari tren baru pengembangan energi. Konsep ini memungkinkan infrastruktur industri yang sudah ada dialihkan untuk proyek energi masa depan. Pola serupa juga diterapkan pada proyek energi nuklir generasi baru lainnya seperti TerraPower yang dikembangkan di wilayah bekas industri batu bara di Wyoming.






