Kemensos Buka 5.127 Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Lulusan SMA/SMK Bisa Daftar

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bergabung sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam program Sekolah Rakyat Tahun 2026. Rekrutmen kali ini mencakup formasi guru dan tenaga kependidikan (tendik) yang akan ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia.

Untuk tenaga kependidikan, pemerintah menyediakan sebanyak 5.127 formasi yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan dan bidang keahlian. Menariknya, sebagian formasi juga dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK atau sederajat.

Salah satu posisi yang dibuka bagi lulusan SMA/SMK adalah Tenaga Administrasi dengan jabatan Operator Layanan Operasional. Total terdapat 185 formasi yang akan ditempatkan di empat wilayah penugasan.

Wilayah I yang meliputi Aceh, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Lampung, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara mendapatkan alokasi 32 formasi.

Wilayah II yang mencakup Bali, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat memperoleh kuota terbesar dengan 101 formasi.

Sementara itu, Wilayah III yang meliputi sejumlah provinsi di Kalimantan, Sulawesi, dan Gorontalo mendapatkan 38 formasi. Adapun Wilayah IV yang mencakup Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, serta sejumlah wilayah Papua memperoleh 14 formasi.

Operator Layanan Operasional bertugas membantu pelaksanaan administrasi perkantoran, termasuk pencatatan, pengelolaan dokumen, pendokumentasian arsip, dan pelayanan administrasi lainnya di lingkungan Sekolah Rakyat.

Baca Juga :  Kemenag Siapkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Guru Madrasah, Pengajar Pesantren hingga Imam Masjid

Kemensos memberikan kesempatan kepada pelamar umum maupun pegawai PPPK Paruh Waktu di lingkungan kementerian untuk mengikuti seleksi ini.

Persyaratan Pelamar

Calon pelamar harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), berusia minimal 20 tahun dan maksimal 45 tahun pada saat pendaftaran. Pelamar juga tidak pernah dipidana penjara dua tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Selain itu, pelamar tidak boleh berstatus sebagai CPNS, PNS, PPPK, anggota TNI maupun Polri, serta tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik. Pelamar wajib memiliki kualifikasi pendidikan sesuai jabatan yang dilamar dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

Persyaratan lainnya meliputi sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, memiliki catatan kepolisian yang baik, serta bersedia bekerja secara sif dan tinggal di sekitar atau di asrama Sekolah Rakyat apabila diperlukan.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Peserta diwajibkan mengunggah sejumlah dokumen, antara lain pas foto terbaru berlatar merah, surat lamaran bermeterai dan ditandatangani, ijazah asli, transkrip nilai, serta sertifikat Sumber Daya Manusia Kesejahteraan Sosial bagi yang memilikinya.

Seluruh dokumen harus dipindai berwarna dari dokumen asli, terbaca dengan jelas, tidak rusak, dan diunggah dalam format yang ditentukan. Dokumen yang tidak lengkap atau tidak sesuai ketentuan akan menyebabkan peserta dinyatakan gugur pada tahap administrasi.

Baca Juga :  Lowongan Guru Labschool UNJ Dibuka hingga 21 Maret 2026, Lulusan S1 Bisa Daftar

Cara Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN BKN. Pelamar harus masuk menggunakan akun SSCASN, melengkapi data diri, memilih formasi dan wilayah penempatan, menentukan lokasi ujian CAT BKN, mengunggah seluruh dokumen persyaratan, lalu menyelesaikan proses pendaftaran hingga tahap akhir.

Tahapan Seleksi

Seleksi PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat 2026 terdiri dari tiga tahap utama, yakni seleksi administrasi, seleksi kompetensi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN, dan seleksi kompetensi tambahan.

Jadwal Penting

Pendaftaran dibuka mulai 8 hingga 14 Juni 2026. Seleksi administrasi berlangsung sampai 16 Juni 2026 dan hasilnya diumumkan pada 17 Juni 2026.

Pelaksanaan ujian CAT BKN dijadwalkan pada 26 Juni hingga 5 Juli 2026. Pengumuman hasil seleksi kompetensi akan disampaikan pada 9 Juli 2026.

Sementara itu, seleksi kompetensi tambahan berlangsung pada 13 hingga 19 Juli 2026. Pengumuman akhir pasca sanggah dijadwalkan pada 27 Juli 2026, sedangkan pengisian daftar riwayat hidup dan pemberkasan dilakukan mulai 28 Juli hingga 11 Agustus 2026.

Masyarakat yang berminat diimbau segera menyiapkan dokumen dan memantau informasi resmi melalui portal SSCASN agar tidak melewatkan tahapan penting dalam proses seleksi.

Berita Terkait

Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Pra-Doktoral 2026 untuk Dosen, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Kemenag Siapkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Guru Madrasah, Pengajar Pesantren hingga Imam Masjid
Hari Lahir Pancasila 2026: Jadwal Libur Nasional, Sejarah Penetapan, dan Makna Lima Dasar Negara
Insentif Pajak untuk Penulis Diyakini Perkuat SDM dan Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang
Pemkot Sungai Penuh Lepas Nindya Jalankan Tugas Kenegaraan di Istana
SPMB 2026: Anak Usia 6 Tahun Tetap Bisa Masuk SD, Tak Wajib Ijazah TK dan Tes Calistung
Sejarah Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei, Awal Lahirnya Semangat Persatuan Indonesia
Beasiswa Garuda 2026 Gelombang 2 Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Pra-Doktoral 2026 untuk Dosen, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:00 WIB

Kemensos Buka 5.127 Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Lulusan SMA/SMK Bisa Daftar

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:00 WIB

Kemenag Siapkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Guru Madrasah, Pengajar Pesantren hingga Imam Masjid

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:09 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026: Jadwal Libur Nasional, Sejarah Penetapan, dan Makna Lima Dasar Negara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:00 WIB

Insentif Pajak untuk Penulis Diyakini Perkuat SDM dan Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang

Berita Terbaru