Partai Ummat Tegaskan Pernyataan Amien Rais Bersifat Pribadi, Relawan Prabowo Siap Tempuh Jalur Hukum

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Polemik pernyataan Amien Rais terkait Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menuai respons dari berbagai pihak.

Ketua DPP Partai Ummat, Aznur Syamsu, menegaskan bahwa pernyataan Amien Rais yang disampaikan melalui kanal YouTube merupakan sikap pribadi dan tidak mewakili partai.

“Itu adalah pernyataan pribadi Pak Amien, tidak ada kaitannya dengan Partai Ummat,” ujar Aznur dalam keterangannya.

Aznur juga mengaku menyesalkan pernyataan tersebut, mengingat Amien Rais merupakan tokoh yang pernah memiliki peran penting dalam perjalanan politik nasional.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Aparat harus bertindak proporsional

Menurutnya, pernyataan tersebut tidak relevan dengan kondisi bangsa saat ini dan dinilai keluar dari konteks pembahasan yang semestinya.

“Tidak ada kaitannya dengan persoalan bangsa dan negara. Pernyataan itu sudah melewati batas,” tegasnya.

Video yang menjadi sumber polemik diketahui sempat diunggah di kanal YouTube Amien Rais Official dengan judul “Jauhkan Istana dari Skandal Moral”. Namun, saat ini video tersebut sudah tidak dapat diakses.

Sementara itu, kelompok relawan Arus Bawah Prabowo (ABP) menyatakan akan mengambil langkah hukum atas pernyataan tersebut. Mereka menilai isi pernyataan telah menyerang secara personal dan merugikan nama baik Presiden serta Sekretaris Kabinet.

Baca Juga :  Kemenag: Secara Hisab, 1 Ramadan 1447 H Diperkirakan Jatuh 19 Februari 2026

Ketua DPP ABP, Supriyanto, menyebut pernyataan tersebut bukan lagi kritik, melainkan tuduhan yang tidak berdasar.

Ia juga menilai pernyataan tersebut berpotensi menyesatkan publik dan memperkeruh situasi politik.

Situasi ini menambah dinamika dalam ruang publik, terutama terkait batas antara kritik politik dan pernyataan yang dinilai menyerang personal.

Berita Terkait

Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik
Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Sempat Berbincang Hangat dengan Rocky Gerung dan Syahganda
Sudirman Resmi Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Dorong Transformasi dan Kemandirian Daerah
Bawaslu Kerinci Buka Rekrutmen Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) untuk Pemilu 2029
Aksi Protes Kader Golkar Bengkulu, Musda Dibatalkan dan Pengurus Dibekukan
Trump Buka Peluang Negosiasi Baru dengan Iran, Ketegangan Masih Membayangi
DPR Sahkan Revisi UU Perlindungan Saksi dan Korban, Seluruh Fraksi Sepakat
Selat Hormuz Dibuka Saat Gencatan Senjata, AS Tetap Berlakukan Blokade terhadap Iran

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 04:00 WIB

Partai Ummat Tegaskan Pernyataan Amien Rais Bersifat Pribadi, Relawan Prabowo Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:54 WIB

Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik

Senin, 27 April 2026 - 21:00 WIB

Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Sempat Berbincang Hangat dengan Rocky Gerung dan Syahganda

Senin, 27 April 2026 - 11:59 WIB

Sudirman Resmi Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Dorong Transformasi dan Kemandirian Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 14:37 WIB

Bawaslu Kerinci Buka Rekrutmen Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) untuk Pemilu 2029

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Mengenal Tinta Cumi: Asal, Manfaat, dan Keunikannya dalam Dunia Kuliner

Senin, 4 Mei 2026 - 02:00 WIB