Debt Collector di OKU Tewas Ditikam Saat Tarik Kendaraan, Pelaku Menyerahkan Diri

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU, Pribhumi.com — Insiden tragis menimpa seorang debt collector (DC) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Amriadi (53) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk saat menjalankan tugas penarikan kendaraan milik nasabah.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ibrahim Zahir, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 19.45 WIB. Kejadian bermula ketika korban berupaya menarik mobil yang tengah dikendarai pelaku, Angga (38).

Situasi kemudian memanas dan berujung cekcok antara keduanya. Dalam pertikaian tersebut, pelaku diduga menusukkan senjata tajam ke bagian perut korban. Amriadi sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Soetowo Baturaja untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga :  LAM Jambi Gelar FGD Bahas Integrasi Hukum Adat dalam Penerapan KUHP Baru

Namun, setelah dua hari menjalani perawatan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan mengantongi identitas pelaku. Selain melakukan pencarian, aparat juga mengedepankan pendekatan persuasif kepada keluarga pelaku.

Baca Juga :  Debt Collector Pelaku Penusukan Pengacara di Tangerang Selatan Dibekuk Polisi

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo mengungkapkan bahwa upaya tersebut membuahkan hasil. Pelaku akhirnya menyerahkan diri secara sukarela ke pihak kepolisian pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

“Upaya pencarian tetap kami lakukan secara maksimal, namun pendekatan kepada keluarga juga kami kedepankan. Hasilnya, tersangka menyerahkan diri secara sukarela,” ujarnya.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres OKU bersama barang bukti untuk menjalani proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut.

Berita Terkait

WN India Diamankan di Bandara Juanda, Diduga Selundupkan 1,14 Kg Serbuk Emas ke Malaysia
Sidang Korupsi Kuota Haji, Khalid Basalamah Benarkan Uang US$354.500 Jadi Barang Bukti
Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026, Polda Jambi Tetapkan Dua Personel Dipecat
Polda Jambi Bongkar Dugaan PETI di Bungo, 3 Tersangka dan 2 Excavator Diamankan
Sekjend Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci Soroti Dugaan PETI Sungai Penetai, Kapolres Pastikan Personel Turun ke Lokasi
Kapolres Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Turunkan Tim, Verifikasi Dugaan PETI di Sungai Penetai
TNKS Telusuri Video Viral Dugaan PETI Skala Besar di Sungai Penetai, Penegakan Hukum Disiapkan
Polres Kerinci Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi, Tiga Orang Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:45 WIB

WN India Diamankan di Bandara Juanda, Diduga Selundupkan 1,14 Kg Serbuk Emas ke Malaysia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Sidang Korupsi Kuota Haji, Khalid Basalamah Benarkan Uang US$354.500 Jadi Barang Bukti

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026, Polda Jambi Tetapkan Dua Personel Dipecat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Polda Jambi Bongkar Dugaan PETI di Bungo, 3 Tersangka dan 2 Excavator Diamankan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Sekjend Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci Soroti Dugaan PETI Sungai Penetai, Kapolres Pastikan Personel Turun ke Lokasi

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Audit Rumah Tasya Farasya Ungkap Besi dan Mutu Beton Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 29 Okt 2026 - 11:03 WIB