Sambut Ramadhan, LKA Tigo Luhah Semurup Gelar Ziarah Leluhur dan Gotong Royong

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, Pribhumi.com – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, masyarakat adat Tigo Luhah Semurup melalui Lembaga Kerapatan Adat Tigo Luhah Semurup (LKA-TLS) menggelar kegiatan napak tilas atau ziarah leluhur yang dirangkai dengan gotong royong bersama di Petilasan Koto Payung Semurup Tinggi.

Kegiatan yang telah menjadi tradisi turun-temurun ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Bidang Kebudayaan dan Penelitian Sejarah LKA-TLS. Selain mempererat silaturahmi antar pemangku adat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat serta warisan budaya leluhur.

Kepala Bidang Kebudayaan dan Penelitian Sejarah LKA-TLS, Jumadi Armanto, SP, menyampaikan bahwa ziarah dan napak tilas ke makam leluhur memiliki berbagai makna penting, baik secara spiritual maupun kultural.

Baca Juga :  Teja Paku Alam Pecahkan Rekor Nirbobol Liga 1

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan doa kepada para leluhur yang telah mendahului. Selain itu, ziarah juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran spiritual, mengingatkan manusia akan kehidupan setelah kematian, serta mendorong refleksi diri terhadap nilai-nilai kehidupan.

“Ziarah leluhur juga memperkuat keterhubungan masyarakat dengan akar adat dan budaya, mengingatkan sejarah asal-usul, sekaligus mempertegas identitas adat yang diwariskan turun-temurun,” ujar Jumadi.

Ia menambahkan, selain bernilai adat dan budaya, ziarah kubur juga merupakan amalan yang dianjurkan dalam ajaran Islam, sebagai sarana mengambil pelajaran dan keteladanan dari kehidupan para pendahulu.

Baca Juga :  Cara Mudah Mengadu Soal Data Kependudukan, Ini 7 Layanan Resmi Dukcapil yang Bisa Diakses dari Rumah

Kegiatan ziarah dan gotong royong di Petilasan Koto Payung Semurup Tinggi tersebut turut dihadiri sejumlah Pemangku adat, di antaranya Muhammad Aris, Dpt (Kepalo Sembah), Wirzon., Dpt (Simpan Bumi), Rusdi Fachrizal, Dpt (Sigumi Qudrat). Kegiatan juga diikuti berbagai bidang dalam struktur pengurus harian LKA-TLS.

Melalui kegiatan ini, masyarakat adat berharap tradisi luhur tetap terjaga sekaligus menjadi sarana memperkuat persatuan masyarakat dalam menyongsong bulan suci Ramadhan.

Berita Terkait

Museum Tarik Klaim Aksara Minangkabau, Naskah Tanjung Tanah Justru Makin Kokoh Lewat Uji Ilmiah
Menyibak Rahasia Tambo Kerinci: Ketika Satu Gelar Melahirkan Banyak Pewaris
Harik Hana hingga Rakryan Hino, Kajian Tambo Kerinci Ungkap Dugaan Jejak Jawa Kuno
IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat
FGD Universitas Jambi Bedah Peran Kenduri Sko sebagai Instrumen Resolusi Konflik Politik Pasca Pilkada di Kerinci
Sko Tigo Takah, Sistem Penyelesaian Sengketa Adat Kerinci yang Menjunjung Musyawarah dan Keadilan
Lembaga Adat Diminta Tidak Mengambil Alih Hak Tradisional Pemangku Adat
Marwah Pemangku Adat Jati Harus Dikembalikan, Aktivis Adat Sampaikan Seruan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:48 WIB

Museum Tarik Klaim Aksara Minangkabau, Naskah Tanjung Tanah Justru Makin Kokoh Lewat Uji Ilmiah

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:46 WIB

Menyibak Rahasia Tambo Kerinci: Ketika Satu Gelar Melahirkan Banyak Pewaris

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:01 WIB

Harik Hana hingga Rakryan Hino, Kajian Tambo Kerinci Ungkap Dugaan Jejak Jawa Kuno

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:27 WIB

FGD Universitas Jambi Bedah Peran Kenduri Sko sebagai Instrumen Resolusi Konflik Politik Pasca Pilkada di Kerinci

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:22 WIB

Sko Tigo Takah, Sistem Penyelesaian Sengketa Adat Kerinci yang Menjunjung Musyawarah dan Keadilan

Berita Terbaru