Wawako Sungai Penuh Tampilkan Identitas Melayu Tua Kerinci di Anugerah Gelar Adat Melayu Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri Anugerah Gelar Jabatan Adat Melayu Jambi tingkat Provinsi Jambi dengan mengenakan pakaian adat Melayu Tua Kerinci. Penampilan tersebut menjadi sorotan karena merepresentasikan kekayaan budaya Bumi Sakti Alam Kerinci yang Secara Adat, tidak terpisah oleh Administratif sebagai salah satu akar utama peradaban Melayu di Jambi.

Acara adat yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi ini menganugerahkan gelar jabatan adat kepada Ketua DPRD Provinsi Jambi serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selain itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi turut menerima Gelar Kehormatan Adat Melayu Jambi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Azhar Hamzah tampil mengenakan busana adat Kerinci lengkap, yang sarat makna filosofis dan mencerminkan identitas masyarakat Kerinci sebagai bagian dari rumpun Melayu Tua. Pilihan tersebut dinilai bukan sekadar simbol seremonial, melainkan pernyataan kultural yang menegaskan kebanggaan terhadap warisan leluhur.

Baca Juga :  Dandim 0417/Kerinci Hadiri Upacara HUT ke-80 RI di Kabupaten Kerinci, Pabung di Kota Sungai Penuh

Pemakaian pakaian adat Kerinci dalam forum adat tingkat provinsi itu juga dipandang sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga, melestarikan, dan mengarusutamakan budaya lokal di ruang-ruang resmi pemerintahan.

Selain menghadiri prosesi penganugerahan gelar adat, kehadiran Wakil Wali Kota Sungai Penuh juga mencerminkan dukungan nyata terhadap peran strategis lembaga adat Melayu Jambi dalam menjaga kearifan lokal, persatuan, dan keharmonisan sosial di tengah dinamika masyarakat modern.

Anugerah Gelar Adat Melayu Jambi ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, Forkopimda, dan lembaga adat, dalam membangun Provinsi Jambi yang berlandaskan prinsip adat bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah.

Baca Juga :  7 Kebiasaan yang Kerap Dikaitkan dengan IQ Rendah, Benarkah Jadi Penentu Kecerdasan?

Dalam kesempatan tersebut, Azhar Hamzah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan adat yang dinilainya mampu memperkuat jati diri daerah sekaligus mempererat hubungan antarkabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Menurutnya, adat dan budaya merupakan fondasi penting dalam membangun karakter masyarakat yang beradab dan berintegritas.

Ia juga berharap partisipasi aktif para kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam kegiatan adat dapat menjadi teladan bagi generasi muda, agar terus mencintai, memahami, dan menghormati budaya daerahnya masing-masing.

Melalui momentum Anugerah Gelar Adat Melayu Jambi ini, nilai-nilai adat diharapkan tidak berhenti sebagai simbol seremoni, tetapi menjadi pedoman hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

 

Berita Terkait

Museum Tarik Klaim Aksara Minangkabau, Naskah Tanjung Tanah Justru Makin Kokoh Lewat Uji Ilmiah
Menyibak Rahasia Tambo Kerinci: Ketika Satu Gelar Melahirkan Banyak Pewaris
Harik Hana hingga Rakryan Hino, Kajian Tambo Kerinci Ungkap Dugaan Jejak Jawa Kuno
IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat
FGD Universitas Jambi Bedah Peran Kenduri Sko sebagai Instrumen Resolusi Konflik Politik Pasca Pilkada di Kerinci
Al Haris Lantik Lima Pejabat Eselon II, Tegaskan Jabatan Bukan Kesempatan Menyalahgunakan Wewenang
Sko Tigo Takah, Sistem Penyelesaian Sengketa Adat Kerinci yang Menjunjung Musyawarah dan Keadilan
Lembaga Adat Diminta Tidak Mengambil Alih Hak Tradisional Pemangku Adat

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:48 WIB

Museum Tarik Klaim Aksara Minangkabau, Naskah Tanjung Tanah Justru Makin Kokoh Lewat Uji Ilmiah

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:46 WIB

Menyibak Rahasia Tambo Kerinci: Ketika Satu Gelar Melahirkan Banyak Pewaris

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:01 WIB

Harik Hana hingga Rakryan Hino, Kajian Tambo Kerinci Ungkap Dugaan Jejak Jawa Kuno

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:00 WIB

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:27 WIB

FGD Universitas Jambi Bedah Peran Kenduri Sko sebagai Instrumen Resolusi Konflik Politik Pasca Pilkada di Kerinci

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB