Komdigi Ancam Blokir 25 Platform Digital, ChatGPT Ikut Terjaring Teguran Administratif

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kembali menyoroti kepatuhan para Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat. Sebanyak 25 platform digital dinyatakan belum memenuhi kewajiban administratif sesuai Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020, sehingga pemerintah melayangkan teguran dan membuka opsi pemblokiran jika kewajiban itu tak segera dipenuhi.

Salah satu platform yang masuk dalam daftar teguran adalah ChatGPT, layanan kecerdasan buatan yang dikembangkan OpenAI. Informasi mengenai potensi pemblokiran ini sontak memicu diskusi luas di berbagai media sosial karena banyak pihak menilai ChatGPT telah menjadi alat penting dalam aktivitas harian masyarakat.

Pengamat keamanan siber dari CISSReC, Pratama Persadha, menilai kasus ini mengulang kembali dinamika lama antara kebutuhan regulasi, keamanan digital, dan kepentingan publik. Menurutnya, teguran seperti ini bukan pertama kali terjadi dan biasanya berakhir dengan penyelesaian administratif.

Baca Juga :  YouTube Perketat Monetisasi: Video AI, Repetitif dan Tidak Orisinal Terancam Tak Dapat Cuan

“ChatGPT kini sudah menjadi bagian dari ekosistem produktivitas masyarakat Indonesia. Penggunaannya meluas, mulai dari sektor pendidikan, profesional, hingga lembaga pemerintahan,” kata Pratama, Kamis (20/11/2025).

Ia memandang ancaman pemblokiran yang disampaikan Komdigi lebih sebagai pengingat pentingnya kepatuhan, bukan langkah agresif untuk menghentikan layanan secara total. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Pratama memperkirakan skenarionya akan berakhir dengan pendaftaran resmi dari pihak OpenAI.

“Biasanya ada teguran administratif, lalu platform melakukan pendaftaran, dan situasi kembali normal. Itu pola yang sudah berulang,” ujarnya.

Baca Juga :  Makhluk Raksasa 400 Juta Tahun Lalu Terungkap, Ilmuwan Sebut Bukan Tanaman, Hewan, atau Jamur

Pratama juga mengingatkan bahwa pemblokiran justru dapat memicu risiko keamanan baru. Ketika akses resmi dihentikan, masyarakat cenderung mencari alternatif tidak aman, termasuk aplikasi tiruan atau VPN yang tidak diverifikasi. Situasi itu dapat membuka celah bagi kejahatan siber.

Lebih jauh, ia menilai penghentian akses mendadak akan berdampak negatif pada produktivitas nasional. “ChatGPT sudah menjadi bagian penting dari transformasi digital, khususnya di pendidikan dan industri kreatif. Pemblokiran total justru bisa menghambat inovasi,” terangnya.

Meski demikian, Pratama menilai kemungkinan pemblokiran permanen sangat kecil. Faktor nilai ekonomi, jumlah pengguna, hingga komitmen kepatuhan membuat langkah ekstrem itu dinilai tidak menguntungkan bagi pemerintah maupun publik.

 

Berita Terkait

BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, MPV Hybrid Plug-in Irit hingga 65 Km per Liter
Google Uji Coba Aturan Baru Gmail, Akun Tanpa Nomor HP Hanya Dapat Penyimpanan 5GB
Samsung Galaxy Segera Bisa Transfer File ke iPhone
Apple Resmi Rilis iPad Air M4 di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya
Uni Eropa Blokir Pendanaan Teknologi Surya China, Khawatir Picu Gangguan Listrik Massal
iPhone Air 2 Disebut Jadi Satu-satunya Ponsel Ultra Tipis, Kompetitor Mundur
Aplikasi Mammora Bantu Perempuan Deteksi Dini Kanker Payudara Lewat SADARI
Honor 600 Series Resmi Rilis Global, Desain Mirip iPhone 17 Pro dan Dibekali Kamera 200 MP

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:00 WIB

BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, MPV Hybrid Plug-in Irit hingga 65 Km per Liter

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:01 WIB

Google Uji Coba Aturan Baru Gmail, Akun Tanpa Nomor HP Hanya Dapat Penyimpanan 5GB

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:00 WIB

Samsung Galaxy Segera Bisa Transfer File ke iPhone

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:00 WIB

Apple Resmi Rilis iPad Air M4 di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:00 WIB

Uni Eropa Blokir Pendanaan Teknologi Surya China, Khawatir Picu Gangguan Listrik Massal

Berita Terbaru

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB