Seorang Anak Autisme Diduga Dikurung Bertahun-tahun di Gunung Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com Kanit Binmas Polsek Gunung Kerinci, Aipda Porda Yanto, S.Sy, bersama Kepala Puskesmas serta tenaga kesehatan Puskesmas Simpang Tutup melakukan peninjauan dan verifikasi lapangan terkait informasi seorang anak berkebutuhan khusus yang diduga dikurung dalam rumah selama bertahun-tahun di Kecamatan Gunung Kerinci.

Anak tersebut diketahui berinisial (LI 8 Th), warga Desa Sungai Betung Mudik. Berdasarkan hasil peninjauan awal, (LI) terpaksa dikurung dari pagi hingga sore hari oleh ayahnya yang merupakan orang tua tunggal. Alasan pengurungan disebut karena sang ayah harus bekerja mencari nafkah dan tidak memiliki pengasuh.

Baca Juga :  Ombudsman Jambi Terima Kunjungan Lemdiklat Polri, Bahas Evaluasi Pendidikan dan Kualitas Pelayanan Kepolisian

Kondisi (LI) memprihatinkan. Ia mengidap autisme dan mengalami keterlambatan bicara. Dalam kesehariannya, (LI) ditinggalkan seorang diri tanpa pengawasan dan tidak mampu mengurus kebutuhan dasar secara mandiri.

Lebih memprihatinkan, (LI) harus buang air besar, buang air kecil, dan makan di tempat yang sama di dalam ruangan sempit tempat ia dikurung. Kondisi tersebut menyebabkan nya mengalami penyakit kulit seperti kurap serta tanda-tanda malnutrisi atau kekurangan gizi.

Baca Juga :  Insan Media dan LSM Kerinci berduka: Sukatri, Wartawan Senior meninggal Dunia

Pihak kepolisian bersama tenaga kesehatan menyatakan akan melakukan langkah lanjutan sesuai kewenangan, termasuk koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan medis dan perlindungan sosial yang layak bagi anak tersebut.

 

Berita Terkait

Mari Ulurkan Tangan: Muhammad Farlan, Remaja 17 Tahun di Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Sunatan Massal Gratis untuk 50 Anak di Batang Merangin
Batas Akhir Pencairan Bansos Juni 2026, Simak Jadwal dan Cara Cek Penerima PKH-BPNT Kemensos
Polda Jambi Salurkan Ribuan Paket Sembako Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian untuk Masyarakat
Warga Tambak Tinggi dan Sekungkung Diimbau Waspada, Anjing Diduga Terjangkit Rabies Berkeliaran dan Serang Sejumlah Korban
HMI Kerinci–Sungai Penuh Galang Bantuan untuk Korban Kebakaran di Simpang Belui
IPPKM Indonesia Buka Donasi Kemanusiaan untuk Heri Yanto, Warga Kerinci yang Sakit Menahun
Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026 Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek Status Penerima

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:59 WIB

Mari Ulurkan Tangan: Muhammad Farlan, Remaja 17 Tahun di Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:00 WIB

PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Sunatan Massal Gratis untuk 50 Anak di Batang Merangin

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:22 WIB

Batas Akhir Pencairan Bansos Juni 2026, Simak Jadwal dan Cara Cek Penerima PKH-BPNT Kemensos

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:00 WIB

Polda Jambi Salurkan Ribuan Paket Sembako Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian untuk Masyarakat

Senin, 8 Juni 2026 - 15:27 WIB

Warga Tambak Tinggi dan Sekungkung Diimbau Waspada, Anjing Diduga Terjangkit Rabies Berkeliaran dan Serang Sejumlah Korban

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB