Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur, Ini Alasan dan Penggantinya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Dua pejabat tinggi di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi mengundurkan diri dari jabatannya dalam waktu berdekatan. Mereka adalah Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko, Azis Andriansyah, serta Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan, M. Imran.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menjelaskan bahwa pengunduran diri Azis berkaitan dengan aturan yang melarang rangkap jabatan bagi anggota kepolisian. Hal ini merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi serta kebijakan dari Kementerian PAN-RB.

Menurut Maruarar, Azis dikembalikan ke institusi asalnya, yakni kepolisian, bersama beberapa pejabat lain yang memiliki latar belakang serupa. Ia menegaskan bahwa tidak ada persoalan kinerja yang melatarbelakangi keputusan tersebut.

Baca Juga :  Iran Hentikan Akses Selat Hormuz Usai Serangan Militer AS dan Israel

Sementara itu, alasan mundurnya M. Imran belum dijelaskan secara rinci. Meski demikian, ia dikenal memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan, termasuk pernah menjabat sebagai Wali Kota Lhokseumawe dan Bupati Subang, serta menempati sejumlah posisi strategis di Kementerian Dalam Negeri.

Sebagai pengganti sementara, Kementerian PKP menunjuk Roberia sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko. Roberia mengaku mulai menjalankan tugasnya sejak 27 April 2026.

Dalam perannya, Roberia diberi tanggung jawab untuk memastikan tata kelola program perumahan berjalan efektif dan transparan. Ia juga menekankan pentingnya pencegahan praktik korupsi, khususnya dalam pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang menjadi bagian dari agenda prioritas pemerintah.

Baca Juga :  Prediksi Malam Lailatul Qadar 2026 dan Amalan yang Dianjurkan di 10 Malam Terakhir Ramadan

Dari sisi latar belakang, M. Imran merupakan lulusan Institut Ilmu Pemerintahan, Universitas Padjadjaran, serta La Trobe University di Australia. Ia lahir di Aceh pada 1973 dan memiliki pengalaman panjang di bidang pemerintahan daerah.

Adapun Azis Andriansyah, kelahiran Semarang tahun 1977, merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1998. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan penting di kepolisian, termasuk sebagai Kapolres di berbagai daerah, pejabat di Mabes Polri, hingga Asisten Staf Khusus Presiden. Ia juga telah menempuh pendidikan kepolisian hingga tingkat Sespimti serta pendidikan akademik hingga jenjang doktoral.

Berita Terkait

Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Menguat, Pemerintah Pastikan Tidak Bebani Warga Miskin
Pengumuman Seleksi Administrasi Kopdes Merah Putih 2026 Resmi Dirilis, Ini Tahapan Lanjutan yang Harus Diketahui
Kemendagri Siapkan Insentif Rp 1 Triliun, Dorong Daerah Berlomba Tingkatkan Kinerja
Sudirman Resmi Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Dorong Transformasi dan Kemandirian Daerah
Dana Desa 2026 Kabupaten Kerinci Segera Cair, Total Rp76,2 Miliar untuk 285 Desa
Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Pemkab Kerinci Percepat Digitalisasi Desa 2026, Dorong Layanan Publik Lebih Cepat dan Transparan
Yusman Ridwan Resmi Dilantik sebagai Kades PAW Lubuk Tabun, Pemerintahan Desa Diharapkan Kembali Optimal

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:00 WIB

Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Menguat, Pemerintah Pastikan Tidak Bebani Warga Miskin

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:00 WIB

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur, Ini Alasan dan Penggantinya

Senin, 27 April 2026 - 19:00 WIB

Pengumuman Seleksi Administrasi Kopdes Merah Putih 2026 Resmi Dirilis, Ini Tahapan Lanjutan yang Harus Diketahui

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WIB

Kemendagri Siapkan Insentif Rp 1 Triliun, Dorong Daerah Berlomba Tingkatkan Kinerja

Senin, 27 April 2026 - 11:59 WIB

Sudirman Resmi Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Dorong Transformasi dan Kemandirian Daerah

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisniss

Harga Emas Antam Berbalik Naik, Tembus Rp2,79 Juta per Gram di Awal Mei 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:00 WIB